Menko Yusril: Perjuangan Mahasiswa Harus Murni dan Berintegritas
Menko Yusril: Perjuangan Mahasiswa Harus Murni dan Berintegritas

Menko Yusril: Perjuangan Mahasiswa Harus Murni dan Berintegritas

LintasWarganet.com – 24 Juni 2026 | Dalam sebuah acara yang dihadiri oleh perwakilan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menekankan pentingnya perjuangan mahasiswa yang bersih dari kepentingan politik praktis dan berlandaskan integritas tinggi.

Yusril menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam membangun demokrasi yang sehat. Ia mengingatkan bahwa semangat revolusi 1998 tidak boleh disalahgunakan sebagai alat untuk memperoleh kekuasaan pribadi atau kelompok. Menurutnya, perjuangan harus tetap berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan, penegakan hak asasi manusia, dan pembangunan hukum yang adil.

Poin-poin utama yang disampaikan antara lain:

  • Mahasiswa harus menjauhkan diri dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
  • Integritas pribadi menjadi fondasi utama dalam setiap aksi dan keputusan.
  • Pendidikan harus diprioritaskan sebagai sarana pemberdayaan dan perubahan sosial.
  • Dialog terbuka dengan pemerintah perlu dijaga, namun tidak menjadi ajang politisasi.
  • Setiap langkah perjuangan harus dilandasi data, riset, dan argumentasi yang kuat.

Selain itu, Yusril mengajak seluruh elemen bangsa untuk memberikan ruang bagi mahasiswa mengembangkan potensi akademik dan kepemimpinan tanpa tekanan politik yang berlebihan. Ia juga menekankan pentingnya peran lembaga legislatif dan eksekutif dalam menciptakan kebijakan yang melindungi kebebasan akademik.

Menko Yusril menutup pidatonya dengan harapan bahwa generasi muda akan menjadi agen perubahan yang berintegritas, mampu menegakkan keadilan, dan berkontribusi pada kemajuan bangsa secara berkelanjutan.