LintasWarganet.com – 23 Juni 2026 | Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kembali menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai lokasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) belum ditetapkan. Meskipun sempat beredar spekulasi bahwa Lirboyo, sebuah pesantren di Kediri, akan menjadi tuan rumah, PBNU menekankan bahwa proses penentuan masih dalam tahap peninjauan.
Setiap lima tahun, Muktamar ke-35 akan menjadi forum strategis bagi umat Islam Indonesia, khususnya anggota NU, untuk merumuskan kebijakan keagamaan, sosial, dan politik. Karena besarnya dampak keputusan tersebut, PBNU menegaskan bahwa penetapan lokasi harus melalui evaluasi menyeluruh terhadap berbagai faktor, termasuk kapasitas infrastruktur, aksesibilitas, serta kesiapan daerah yang mengajukan diri.
Isu Lirboyo muncul setelah sejumlah media lokal menuliskan bahwa pesantren tersebut sedang mengajukan diri sebagai calon lokasi. Namun, PBNU menegaskan bahwa belum ada keputusan resmi. Berikut langkah‑langkah yang akan ditempuh dalam proses penentuan:
- Pengajuan Proposal: Daerah yang berminat mengirimkan proposal resmi beserta rencana detail fasilitas.
- Peninjauan Lapangan: Tim khusus PBNU melakukan kunjungan ke lokasi untuk menilai kesiapan infrastruktur, keamanan, dan akomodasi.
- Evaluasi Internal: Hasil kunjungan dibahas dalam rapat internal PBNU bersama komite perencanaan Muktamar.
- Keputusan Akhir: Setelah melalui pertimbangan teknis dan konsultasi dengan stakeholder terkait, keputusan akhir akan diumumkan secara resmi.
Ketua PBNU, KH. Said Aqil Siroj, dalam konferensi pers menyatakan, “Kami menghargai antusiasme daerah‑daerah yang ingin menjadi tuan rumah Muktamar ke-35, namun keputusan tidak dapat diambil secara terburu‑bururu. Proses peninjauan harus objektif dan transparan demi kelancaran pelaksanaan acara yang akan dihadiri ribuan delegasi dari seluruh Indonesia.”
Selain menanggapi spekulasi Lirboyo, PBNU juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam proses ini. Masyarakat diharapkan memberikan masukan melalui forum‑forum lokal yang diselenggarakan oleh cabang-cabang NU di seluruh provinsi.
Dengan menunda keputusan hingga semua faktor dipertimbangkan, PBNU berharap Muktamar ke-35 dapat terselenggara di lokasi yang paling mendukung tercapainya tujuan utama: memperkuat persatuan umat, meningkatkan kualitas pendidikan Islam, serta menegakkan nilai‑nilai kebangsaan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet