LintasWarganet.com – 22 Juni 2026 | Pratama Arhan, bek muda timnas Indonesia U-19, baru-baru ini mengungkapkan betapa pentingnya pengaruh rekan satu posisi asal Inggris, Elkan Baggott, dalam proses pembelajaran dan pengembangan kemampuannya. Dalam sebuah wawancara yang disiarkan melalui kanal resmi PSIS Semarang, Arhan menekankan bahwa pengalaman bermain di liga Eropa memberikan Baggott keunggulan tak ternilai dalam mengelola lini belakang.
Pengalaman Baggott yang Menjadi Patokan
Elkan Baggott, pemain asal Inggris dengan darah Indonesia, telah menorehkan jejak kuat di tim Ipswich Town. Pada 23 November 2020, ia mencetak gol sekaligus mengawali kemenangan 5-0 melawan Chelmsford City pada pertandingan FA Youth Cup. Penampilan 90 menit itu mempertegas reputasinya sebagai bek yang tidak hanya solid secara defensif, tetapi juga mampu berkontribusi dalam serangan.
Sejak kembali dari timnas U-19 Indonesia pada Oktober 2020, Baggott terus memperkuat posisinya di level usia U-23. Pada 27 Oktober 2020, ia memimpin Ipswich Town U-23 mengalahkan Sheffield Wednesday dengan skor 3-1. Kemenangan beruntun tersebut menegaskan bahwa Baggott telah menyesuaikan diri dengan cepat dalam kompetisi Inggris, sekaligus menunjukkan nilai tambah yang dapat ia bagikan kepada rekan-rekannya di tanah air.
Arhan Menelusuri Jejak Baggott
Arhan mengakui bahwa menonton Baggott beraksi memberikan wawasan praktis tentang cara menjaga lini belakang secara efektif. “Dia punya pengalaman bermain di Eropa, jadi cara dia mengatur positioning, membaca permainan, dan mengantisipasi serangan lawan sangat menginspirasi,” ujar Arhan. Ia menambahkan, “Kita juga bisa belajar dari Elkan karena dia pemain belakang yang mainnya bagus, terutama dalam hal duel udara dan penempatan diri.
Menurut Arhan, kualitas utama Baggott terletak pada kemampuan mempertahankan bola sekaligus memulai serangan cepat. Hal itu menjadi contoh penting bagi Arhan yang masih mengasah kemampuan ofensifnya sebagai bek kanan. “Saya berusaha meniru kebiasaannya dalam mengontrol bola di area pertahanan, lalu mengirimkan umpan-umpan terobosan ke depan,” jelasnya.
Pengaruh Pembelajaran terhadap Performa Timnas
Sejak mengadopsi beberapa taktik yang dipelajari dari Baggott, Arhan melaporkan peningkatan signifikan dalam statistik pertahanannya. Dalam lima pertandingan terakhir timnas U-19 Indonesia, ia berhasil mencatatkan tiga intersepsi krusial dan dua tekel penting yang menghalangi peluang lawan. Performa tersebut turut membantu tim mencapai posisi teratas grup kualifikasi Piala Asia U-20.
Pelatih timnas, yang mengamati perkembangan Arhan, menilai bahwa kemampuan belajar cepat dari pemain senior seperti Baggott memberikan dampak positif bagi keseluruhan skuad. “Arhan menunjukkan mentalitas yang tinggi, selalu mencari cara untuk meningkatkan diri. Itu penting dalam kompetisi internasional,” ujar pelatih dalam konferensi pers pasca laga.
Langkah Selanjutnya bagi Arhan
- Memperdalam pemahaman taktik defensif melalui analisis video pertandingan Baggott di liga Inggris.
- Berlatih secara intensif pada aspek duel udara dan kecepatan transisi menyerang.
- Menjalin komunikasi lebih erat dengan rekan setim di lini tengah untuk memperlancar distribusi bola.
- Mengikuti program pertukaran pemain atau pelatihan bersama klub-klub Eropa bila ada kesempatan.
Arhan optimis bahwa dengan terus meniru contoh positif seperti Baggott, ia dapat membuka peluang bermain di liga luar negeri. “Jika saya dapat menunjukkan konsistensi dan kualitas yang sama, pintu ke klub Eropa akan terbuka,” tuturnya dengan keyakinan.
Secara keseluruhan, kolaborasi tidak resmi antara dua bek muda Indonesia ini menjadi bukti bahwa pertukaran pengetahuan antar pemain, meski tanpa program resmi, dapat mempercepat perkembangan bakat lokal. Keberhasilan Baggott di tanah Inggris sekaligus dedikasi Arhan untuk belajar darinya menandai era baru bagi generasi penerus sepakbola Indonesia yang lebih siap bersaing di panggung internasional.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet