Stok Blangko KTP Bengkulu Cukup Tiga Bulan, Dukcapil Mataram Percepat Aktivasi IKD untuk SPMB 2026/2027
Stok Blangko KTP Bengkulu Cukup Tiga Bulan, Dukcapil Mataram Percepat Aktivasi IKD untuk SPMB 2026/2027

Stok Blangko KTP Bengkulu Cukup Tiga Bulan, Dukcapil Mataram Percepat Aktivasi IKD untuk SPMB 2026/2027

LintasWarganet.com – 22 Juni 2026 | Pemerintah Kota Bengkulu menerima alokasi 10.000 lembar blangko KTP elektronik dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) pada 21 Juni 2026. Penambahan stok ini diproyeksikan dapat memenuhi kebutuhan administrasi kependudukan warga setempat selama tiga hingga empat bulan ke depan, mengingat rata-rata penerbitan KTP di kota tersebut mencapai 300‑400 kartu per hari.

Pengelolaan Stok dan Pelayanan di Bengkulu

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu, Widodo, menjelaskan bahwa saat ini masih terdapat total 12.000 blangko yang tersedia setelah penambahan terbaru. Pencetakan KTP dilakukan di dua lokasi utama, yaitu Kantor Dinas Dukcapil dan Mall Pelayanan Publik (MPP) Harapan dan Doa. Bila stok mulai menipis, Dinas akan mengajukan permohonan tambahan ke tingkat provinsi atau melakukan “jemput bola” langsung ke Ditjen Dukcapil.

Selama libur Idul Adha, kantor tetap membuka layanan dari pukul 08.00 hingga 14.00 WIB dengan fokus pada layanan paling dibutuhkan, seperti perekaman dan pencetakan KTP elektronik, pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), serta proses pindah datang. Upaya ini bertujuan menghindari penumpukan antrean dan memastikan tidak ada gangguan birokrasi, bahkan pada hari besar keagamaan.

Dukcapil Mataram Perkuat Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)

Di sisi lain, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Mataram berhasil melayani ratusan warga untuk mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Program ini menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027. Aktivasi IKD memungkinkan siswa dan orang tua mengakses data kependudukan secara real‑time, mempercepat proses verifikasi dokumen pendaftaran sekolah.

Petugas Mataram menyiapkan sumber daya manusia yang memadai dan sistem pelayanan berbasis digital, sehingga proses aktivasi dapat diselesaikan dalam waktu singkat tanpa hambatan berarti. Selain itu, mereka juga mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan berkas lengkap sebelum datang, guna mengurangi waktu tunggu.

Data Ringkas Stok dan Layanan

Kota/Provinsi Stok Blangko Tambahan Rata‑Rata Penerbitan Harian Estimasi Cukup (bulan)
Bengkulu 10.000 lembar 300‑400 KTP 3‑4 bulan
Mataram — (fokus IKD)

Langkah Selanjutnya

  • Memantau penggunaan blangko secara real‑time untuk mengantisipasi kebutuhan tambahan.
  • Memperluas jaringan layanan digital, khususnya aktivasi IKD, ke wilayah lain di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
  • Menjalin koordinasi lebih erat antara Dukcapil kota, provinsi, dan pusat demi kelancaran distribusi blangko serta penyediaan layanan online.
  • Mengoptimalkan jam operasional selama hari libur keagamaan dengan menambah petugas lapangan.

Secara keseluruhan, upaya kedua kota menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur administrasi kependudukan. Dengan stok blangko yang cukup di Bengkulu dan percepatan aktivasi IKD di Mataram, harapannya layanan publik dapat tetap optimal, mempercepat proses birokrasi, dan mendukung program pendidikan nasional seperti SPMB 2026/2027.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola sumber daya Dukcapil secara efektif, menjamin kepuasan masyarakat, serta memperkuat fondasi data kependudukan yang akurat dan terintegrasi.