Jonathan David Bawa Kanada Raih Kemenangan Besar 6-0 atas Qatar, Menuju Puncak Grup B Piala Dunia 2026
Jonathan David Bawa Kanada Raih Kemenangan Besar 6-0 atas Qatar, Menuju Puncak Grup B Piala Dunia 2026

Jonathan David Bawa Kanada Raih Kemenangan Besar 6-0 atas Qatar, Menuju Puncak Grup B Piala Dunia 2026

LintasWarganet.com – 21 Juni 2026 | Striker asal Kanada, Jonathan David, kembali mencuri sorotan dunia sepak bola setelah mencetak hattrick dalam kemenangan 6-0 melawan Qatar pada putaran kedua Grup B Piala Dunia 2026. Penampilan gemilangnya tidak hanya mempertegas peran pentingnya di skuad Les Rouges, tetapi juga menegaskan posisi Kanada sebagai kandidat kuat untuk memimpin grup.

Peran Kunci Jonathan David di Juventus dan Timnas

Usia 26 tahun, David telah menandatangani kontrak dengan Juventus pada musim panas 2025 setelah pindah dari LOSC Lille. Di Serie A 2025/2026, ia sering bersaing dengan Dusan Vlahovic dan Lois Openda untuk posisi penyerang tengah. Selama 35 pertandingan Serie A, David mencatatkan enam gol dan empat assist, sementara di kompetisi lain ia menambah delapan gol dan lima assist dari 46 penampilan.

Statistik internasionalnya juga mengesankan: 42 gol dan 20 assist dari 79 caps bersama Tim Nasional Kanada. Fleksibilitas posisinya memungkinkan pelatih Jesse Marsch menempatkannya sebagai ujung tombak utama atau penyerang serba guna dalam formasi Les Rouges.

Kemenangan 6-0 atas Qatar: Momentum Besar Kanada

Pada 20 Juni 2026, Kanada menumpaskan Qatar dengan skor 6-0 di Vancouver. David menjadi pencetak tiga gol, menambah dua gol dari Tani Oluwaseyi (Villarreal) dan satu gol dari Tajon Buchanan (Villarreal) yang bermain sebagai sayap kanan. Setelah membuka laga dengan hasil imbang 1-1 melawan Bosnia-Herzegovina, kemenangan telak ini meningkatkan selisih gol Kanada menjadi +6, mengungguli Swiss yang juga mengumpulkan empat poin.

“Saya hanya fokus pada permainan kami, tidak terlalu memikirkan perhitungan,” ujar David setelah pertandingan. “Kami harus terus menekan, bermain sesuai taktik, dan memberikan yang terbaik.” Kata-kata tersebut mencerminkan kepercayaan diri yang tumbuh pada skuad Kanada, dipimpin oleh kapten Stephen Eustaquio yang menegaskan tekad tim untuk mengukir sejarah pertama di Piala Dunia.

Strategi Pelatih Jesse Marsch dan Dukungan Penyerang Lain

Marsch menempatkan delapan penyerang dalam skuad, tiga di antaranya bermain di liga top Eropa: David di Juventus, serta Tani Oluwaseyi dan Tajon Buchanan di Villarreal. Kedua pemain Spanyol menambah dimensi taktis dengan pergerakan aktif dan pressing tinggi meski menit bermain terbatas. Buchanan, yang sebelumnya dipinjam dari Inter Milan, kini menjadi pilihan reguler di sayap kanan berkat kecepatan dan dribelnya.

Di samping David, kontribusi Oluwaseyi yang mencatat dua gol dan lima assist dalam 26 penampilan internasional memperkaya opsi serangan tengah. Kombinasi tersebut memberikan Kanada fleksibilitas dalam mengatur serangan, baik melalui permainan satu-satu maupun umpan terobosan.

Pertarungan Penentu: Kanada vs Swiss

Jadwal selanjutnya menanti kedua tim pada 24 Juni 2026 di BC Place, Vancouver. Dengan empat poin masing-masing, hasil akhir pertandingan akan menentukan siapa yang menempati posisi pertama Grup B. Swiss, yang berada di peringkat 19 FIFA, masuk sebagai favorit tipis dengan pengalaman empat belas penampilan di turnamen sebelumnya.

Tim Swiss menampilkan skuad berpengalaman seperti Granit Xhaka (146 caps) dan Remo Freuler, serta opsi serang yang beragam melalui Breel Embolo, Dan Ndoye, dan Zeki Amdouni. Pertahanan mereka dipimpin oleh Manuel Akanji (Inter Milan) dan Nico Elvedi, yang menuntut Canada untuk menampilkan kreativitas dan ketajaman dalam eksekusi akhir.

Jika Kanada dapat memanfaatkan dukungan suporter rumah serta momentum positif dari kemenangan melawan Qatar, peluang mereka untuk mengalahkan Swiss menjadi semakin nyata. Penampilan David yang konsisten dan kemampuan tim untuk menekan tinggi menjadi faktor penentu utama.

Secara keseluruhan, penampilan Jonathan David di Piala Dunia 2026 tidak hanya menegaskan statusnya sebagai striker kelas dunia, tetapi juga menjadi katalisator kebangkitan timnas Kanada. Dengan kombinasi pengalaman di liga top Eropa dan semangat juang yang kuat, Les Rouges kini berada pada posisi yang menguntungkan untuk menatap babak knockout dengan keyakinan tinggi.