LintasWarganet.com – 21 Juni 2026 | Iran kembali menutup Selat Hormuz pada Sabtu (20 Juni 2024), menimbulkan ketegangan baru di wilayah perairan strategis yang menjadi jalur utama pengiriman minyak dunia.
Penutupan ini terjadi setelah sebelumnya Selat Hormuz sempat terbuka kembali, namun keputusan terbaru dipicu oleh ketegangan politik dan militer yang meningkat di kawasan Teluk Persia. Selat Hormuz menyumbang sekitar 20% volume perdagangan minyak mentah dunia, sehingga setiap gangguan dapat memengaruhi pasokan global.
Akibat penutupan, harga minyak mentah Brent naik tajam, melampaui US$84 per barel pada sesi perdagangan Asia, sementara harga West Texas Intermediate (WTI) juga menguat signifikan. Berikut adalah pergerakan harga minyak sebelum dan sesudah penutupan:
| Waktu | Brent (USD/bbl) | WTI (USD/bbl) |
|---|---|---|
| 17 Jun 2024 (sebelum) | 81.5 | 78.2 |
| 20 Jun 2024 (setelah) | 84.3 | 80.7 |
Para analis pasar energi menilai bahwa penutupan ini dapat memicu volatilitas harga hingga beberapa minggu, terutama bila Iran memperpanjang tindakan tersebut atau jika negara-negara lain menanggapi dengan langkah serupa.
Reaksi internasional beragam. Amerika Serikat dan sekutunya menyerukan agar Iran membuka kembali Selat Hormuz demi stabilitas pasar energi, sementara beberapa negara di kawasan menekankan pentingnya dialog diplomatik untuk mengurangi risiko konflik militer.
Para pengamat geopolitik mencatat bahwa tindakan Iran bisa menjadi alat tawar dalam negosiasi terkait sanksi ekonomi yang dikenakan oleh Barat. Jika penutupan berlanjut, produsen minyak di Timur Tengah mungkin akan mencari rute alternatif, seperti mengalirkan minyak melalui jalur darat atau melalui pelabuhan di Laut Merah, meskipun hal ini meningkatkan biaya transportasi.
Secara keseluruhan, penutupan kembali Selat Hormuz menegaskan kembali kerentanan pasar minyak dunia terhadap faktor geopolitik. Investor dan konsumen disarankan untuk memantau perkembangan situasi secara cermat, mengingat potensi dampak lanjutan pada inflasi energi dan biaya produksi di berbagai sektor.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet