LintasWarganet.com – 20 Juni 2026 | Pasokan batu bara untuk pembangkit listrik PLN menurun signifikan dalam beberapa minggu terakhir, memicu terjadinya pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah. Keterbatasan bahan bakar ini memaksa PLN mengurangi beban pada beberapa pembangkit, sehingga pelanggan merasakan pemadaman secara bergantian.
Anggota DPR RI dari Komisi XI, yang membidangi energi, menanggapi situasi tersebut dengan menyoroti kebijakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang sebelumnya menyatakan bahwa pasokan listrik nasional aman. Mereka menilai pernyataan tersebut tidak selaras dengan realitas lapangan.
- Penurunan pasokan batu bara diperkirakan mencapai 15-20% dibandingkan kapasitas normal.
- Beberapa pembangkit batu bara terpaksa beroperasi pada kapasitas maksimal, meningkatkan risiko kerusakan.
- Pemadaman bergilir berdampak pada sektor industri, rumah tangga, dan layanan publik.
DPR meminta Menteri Bahlil untuk segera menyampaikan langkah konkret, termasuk mempercepat proses impor batu bara, meningkatkan diversifikasi sumber energi, dan memperkuat koordinasi dengan perusahaan tambang domestik.
Selain itu, DPR menekankan pentingnya transparansi data pasokan energi dan evaluasi kebijakan tarif listrik agar beban pada konsumen tidak semakin berat.
PLN sendiri menyatakan sedang mengoptimalkan penggunaan batu bara yang tersedia serta menambah pemanfaatan energi terbarukan sebagai upaya mitigasi sementara.
Situasi ini menambah tekanan pada pemerintah untuk menyeimbangkan antara kebutuhan energi nasional dan ketersediaan sumber daya, terutama menjelang musim panas yang biasanya meningkatkan konsumsi listrik.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet