LintasWarganet.com – 20 Juni 2026 | Kementerian Pertahanan Inggris mengumumkan bahwa mereka telah menyelesaikan uji coba pertama rudal jarak jauh generasi baru yang direncanakan untuk dipasok ke Ukraina. Uji coba tersebut dilaksanakan di pangkalan militer di Skotlandia pada awal minggu ini, melibatkan tim teknisi dan ahli balistik dari Angkatan Darat serta Angkatan Udara.
Rudal tersebut dirancang untuk menembus pertahanan udara lawan pada jarak lebih dari 200 kilometer, memberikan kemampuan serangan presisi yang dapat menjangkau target strategis di wilayah konflik. Sistem panduan yang dipakai menggabungkan teknologi satelit dan sensor inersia, memungkinkan koreksi jalur secara real‑time.
- Tujuan utama: Memperkuat kemampuan pertahanan Ukraina dalam menghadapi serangan jarak jauh dari Rusia.
- Spesifikasi teknis: Jangkauan operasional >200 km, kecepatan supersonik, hulu ledak hibrida berdaya ledak konvensional.
- Jadwal pengiriman: Jika hasil evaluasi akhir positif, pasokan pertama diperkirakan tiba di Ukraina pada kuartal ketiga 2024.
- Reaksi internasional: Sekutu NATO menyambut langkah ini sebagai peningkatan dukungan kolektif, sementara Rusia mengkritik dianggap eskalasi militer.
Pejabat senior Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa uji coba ini hanya tahap awal dari rangkaian verifikasi keamanan dan keandalan sistem. Mereka menambahkan bahwa semua prosedur keamanan telah dipatuhi, dan tidak ada insiden yang dilaporkan selama pengujian.
Pengiriman rudal ini menjadi bagian dari paket bantuan militer yang lebih luas, termasuk sistem pertahanan udara, pelatihan personel, dan perlengkapan logistik. Pemerintah Inggris menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kedaulatan Ukraina sampai konflik berakhir.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet