Jhon Lucumí di Persimpangan: Bologna Tolak Tawar Menjanjikan Juventus, Sementara Bintang Nasional Siap Gempur di Mundial 2026
Jhon Lucumí di Persimpangan: Bologna Tolak Tawar Menjanjikan Juventus, Sementara Bintang Nasional Siap Gempur di Mundial 2026

Jhon Lucumí di Persimpangan: Bologna Tolak Tawar Menjanjikan Juventus, Sementara Bintang Nasional Siap Gempur di Mundial 2026

LintasWarganet.com – 20 Juni 2026 | Jhon Lucumí, bek tengah asal Kolombia yang kini menjadi andalan Bologna, kembali menjadi sorotan utama dunia transfer Eropa menjelang musim 2026/27. Klub Italia tersebut menolak tawaran awal Juventus yang berada di kisaran 15‑18 juta euro, mengingat nilai klausul pelepasannya ditetapkan sebesar 28 juta euro. Sementara itu, performa impresif Lucumí bersama timnas Kolombia di fase grup Mundial 2026 menambah nilai jualnya di pasar internasional.

Negosiasi Transfer yang Masih Berkecamuk

Menurut laporan jurnalis Italia Gianluca Di Marzio, Juventus telah menghubungi Bologna dan mengajukan penawaran antara 15 hingga 18 juta euro untuk mengamankan jasa Lucumí. Penawaran tersebut dianggap jauh di bawah referensi yang ditetapkan Bologna, yaitu klausul pelepasan sebesar 28 juta euro. Klub Bolognese menegaskan bahwa mereka tidak akan menjual pemain tersebut kecuali mendapat nilai yang sepadan dengan peran pentingnya selama dua musim terakhir.

Transfermarkt memperkirakan nilai pasar Lucumí berada di sekitar 22 juta euro, berada di antara tawaran Juventus dan klausul resmi. Kontraknya dengan Bologna akan berakhir pada pertengahan tahun depan, setelah menandatangani kontrak lima tahun pada Agustus 2022, ketika ia bergabung dari Genk, Belgia.

Peran Kunci di Bologna

Di lapangan, Lucumí tampil konsisten sebagai tulang punggung pertahanan Bologna. Pada musim 2024/25, ia mencatat 43 penampilan dengan total lebih dari 3.500 menit bermain, mencetak satu gol serta memberikan satu assist. Kekuatan udara, kemampuan duel individu, dan kemampuan memulai serangan dari belakang menjadi ciri khasnya. Penampilannya membantu Bologna mempertahankan posisi kompetitif di Serie A, sekaligus menarik perhatian klub-klub elit Eropa.

Pengaruh Besar di Tim Nasional Kolombia

Di panggung internasional, Lucumí menambah nilai reputasinya lewat penampilan gemilang pada Mundial 2026. Pada pertandingan pembuka melawan Uzbekistan, ia menjadi pemain dengan jumlah umpan akurat terbanyak bagi tim Tricolor, mencatat 15 pengiriman bola tepat sasaran. Kolombia menangkan laga tersebut 3‑1, memimpin grup K dan menampilkan ambisi ofensif tertinggi di antara empat tim grup.

Penampilan solid Lucumí di lini belakang turut memperkuat pertahanan Kolombia, yang hanya kebobolan satu gol dalam dua pertandingan grup. Keberhasilannya menjadi starter di debut turnamen menegaskan posisinya sebagai pilihan utama pelatih Néstor Lorenzo, yang menargetkan timnya melaju ke fase gugur.

Strategi Juventus dan Risiko Bidding War

Juventus menilai Lucumí sebagai target strategis untuk memperkuat pertahanan menjelang kompetisi domestik dan Eropa. Klub Turin menyiapkan tawaran antara 18 hingga 20 juta euro, namun Bologna tetap bersikukuh pada klausul 28 juta euro. Menurut Sky Sport, klausul pelepasan hanya berlaku hingga pertengahan Juli; setelah itu, risiko persaingan tawaran dari klub Premier League dapat memicu perang harga yang tak diinginkan Juventus.

Direktur umum baru Juventus, Giovanni Carnevali, telah menunjukkan pola kerja cepat dengan menutup pembelian Jeremie Boga senilai 4,8 juta euro pada hari pertamanya. Hal ini mengisyaratkan bahwa Juventus bersedia mengeluarkan dana signifikan untuk mengamankan Lucumí, asalkan harga yang diminta dapat dinegosiasikan.

Prospek Musim Depan dan Dampaknya pada Karier Lucumí

Jika Bologna akhirnya setuju menjual Lucumí, langkah itu akan membuka peluang bagi pemain berusia 27 tahun tersebut untuk bergabung dengan salah satu klub top Eropa. Di sisi lain, jika transfer tidak terwujud, Lucumí tetap akan menjadi aset berharga bagi Bologna dan akan melanjutkan kontraknya hingga 2027, dengan kemungkinan perpanjangan atau penjualan pada jendela berikutnya.

Selain aspek finansial, keputusan ini juga memiliki implikasi bagi timnas Kolombia. Keberlanjutan bermain di Serie A atau pindah ke Juventus akan memberikan pengalaman tambahan yang dapat memperkuat lini belakang Tricolor menjelang fase knockout di Mundial 2026.

Dengan tekanan waktu, nilai klausul, dan minat klub-klub besar, nasib Jhon Lucumí masih menjadi teka‑teki yang menanti jawaban. Namun yang pasti, bek muda asal Medellín ini telah menegaskan dirinya sebagai pemain kelas dunia, baik di level klub maupun internasional.