DKP Tangerang Latih KWT Terapkan IoT untuk Penyiraman Otomatis
DKP Tangerang Latih KWT Terapkan IoT untuk Penyiraman Otomatis

DKP Tangerang Latih KWT Terapkan IoT untuk Penyiraman Otomatis

LintasWarganet.com – 20 Juni 2026 | Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, Banten, mengadakan pelatihan penyiraman otomatis berbasis Internet of Things (IoT) khusus bagi anggota Kelompok Wanita Tani (KWT), penyuluh pertanian lapangan, serta tim teknis terkait. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan efisiensi penggunaan air dan produktivitas lahan pertanian melalui teknologi pintar.

Pelatihan berlangsung di Balai Pertanian Kota Tangerang dan diikuti oleh lebih dari dua puluh kelompok wanita tani dari beberapa kecamatan. Selain itu, penyuluh pertanian yang bertugas di lapangan turut berpartisipasi untuk memperluas penyebaran pengetahuan kepada petani di wilayah tersebut.

Sistem IoT yang diperkenalkan meliputi sensor kelembapan tanah, modul gateway, pompa air otomatis, serta aplikasi mobile yang memungkinkan petani memantau dan mengendalikan penyiraman secara real‑time. Berikut langkah‑langkah dasar yang diajarkan dalam pelatihan:

  • Pemasangan sensor kelembapan pada titik‑titik kritis lahan pertanian.
  • Kalibrasi sensor dan penyambungan ke modul gateway yang terhubung ke jaringan internet.
  • Pengaturan ambang batas kelembapan tanah pada aplikasi mobile.
  • Aktivasi pompa air otomatis ketika nilai kelembapan turun di bawah ambang yang ditetapkan.
  • Monitoring data secara terus‑menerus melalui dashboard untuk evaluasi penggunaan air.

Manfaat yang diharapkan dari penerapan sistem ini dirangkum dalam tabel berikut:

Manfaat Deskripsi
Penghematan air Air hanya disalurkan saat tanah membutuhkan, mengurangi pemborosan.
Peningkatan hasil panen Kelembapan yang terjaga optimal mendukung pertumbuhan tanaman.
Pengurangan beban kerja Petani tidak perlu menyiram secara manual setiap hari.
Data berbasis keputusan Informasi real‑time memudahkan perencanaan irigasi selanjutnya.

Para peserta menyatakan antusiasme tinggi terhadap teknologi ini dan berkomitmen untuk mengimplementasikannya di kebun masing‑masing. DKP Tangerang menargetkan penyebaran lebih luas pada musim tanam berikutnya, sehingga pertanian lokal dapat bertransformasi menjadi lebih berkelanjutan dan produktif.