LintasWarganet.com – 20 Juni 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat pengembangan olahraga disabilitas serta pembinaan atlet di seluruh negeri. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah pertemuan dengan para pelaku olahraga, federasi, dan perwakilan penyandang disabilitas.
- Peningkatan fasilitas: Renovasi dan pembangunan gedung olahraga yang ramah disabilitas di setiap provinsi.
- Pembinaan atlet: Program pelatihan khusus, beasiswa, serta pendampingan psikologis bagi atlet disabilitas.
- Penguatan kompetisi: Penambahan nomor lomba dalam ajang nasional dan persiapan intensif menuju ajang internasional.
Berikut adalah rencana alokasi anggaran untuk periode 2024‑2026 yang telah dirancang oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga:
| Tahun | Anggaran (miliar Rupiah) | Fokus Utama |
|---|---|---|
| 2024 | 150 | Renovasi fasilitas inklusif di 12 provinsi |
| 2025 | 200 | Beasiswa dan pelatihan intensif bagi 300 atlet |
| 2026 | 250 | Partisipasi dalam Asian Para Games dan persiapan Paralympic |
Presiden juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta sektor swasta untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan atlet disabilitas. Dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan moral dan material, sekaligus menghilangkan stigma negatif yang masih melekat pada penyandang disabilitas.
Langkah-langkah konkret yang telah disepakati meliputi pembentukan pusat pelatihan nasional untuk olahraga disabilitas, penunjukan pelatih bersertifikat internasional, serta penyediaan peralatan sport khusus yang sesuai standar dunia. Pemerintah berharap, dengan implementasi kebijakan ini, Indonesia dapat meningkatkan prestasi di panggung internasional sekaligus memperkuat nilai inklusi dalam budaya olahraga nasional.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet