Kinerja Ekspor Kakao Indonesia Tumbuh Positif Meski Tekanan Pasokan, Kata LPEI
Kinerja Ekspor Kakao Indonesia Tumbuh Positif Meski Tekanan Pasokan, Kata LPEI

Kinerja Ekspor Kakao Indonesia Tumbuh Positif Meski Tekanan Pasokan, Kata LPEI

LintasWarganet.com – 18 Juni 2026 | Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank melaporkan bahwa ekspor kakao Indonesia menunjukkan pertumbuhan positif pada periode terakhir, meski produsen menghadapi tekanan pasokan yang signifikan.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan

  • Kebijakan dukungan pemerintah: Program subsidi benih unggul dan bantuan keuangan bagi petani meningkatkan produktivitas.
  • Peningkatan permintaan global: Pasar utama seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Asia Timur mencatat kenaikan konsumsi produk olahan kakao.
  • Inovasi nilai tambah: Produsen meningkatkan produksi coklat premium dan produk turunan lainnya, yang memberi nilai jual lebih tinggi.

Tekanan Pasokan

Di sisi lain, petani kakao di beberapa provinsi mengalami penurunan hasil akibat faktor iklim ekstrim, serangan hama (khususnya penyakit monilioposis), dan keterbatasan akses ke input pertanian. LPEI mencatat bahwa 12 % lahan kakao mengalami penurunan produktivitas pada tahun 2023.

Data Ekspor Kakao 2023/2024

Kuartal Nilai Ekspor (US$ Miliar) Volume (Ton) Pertumbuhan YoY (%)
K1 2023 0,34 78.000 6,1
K2 2023 0,35 80.500 7,3
K3 2023 0,35 81.200 7,9
K4 2023 0,38 80.300 8,5

Dengan tren positif ini, LPEI menegaskan komitmennya untuk terus menyediakan fasilitas pembiayaan yang mempermudah eksportir, sekaligus mendukung program revitalisasi kebun kakao guna mengatasi tantangan pasokan di masa mendatang.