Bernardo Silva Resmi Bergabung Real Madrid, Sementara Luca Zidane Siapkan Langkah Besar di Granada
Bernardo Silva Resmi Bergabung Real Madrid, Sementara Luca Zidane Siapkan Langkah Besar di Granada

Bernardo Silva Resmi Bergabung Real Madrid, Sementara Luca Zidane Siapkan Langkah Besar di Granada

LintasWarganet.com – 18 Juni 2026 | Real Madrid kembali menjadi sorotan dunia setelah mengumumkan dua langkah penting yang akan mengubah dinamika skuad utama serta akademi mereka. Pada pekan ini klub ibukota Spanyol menandatangani kontrak dua tahun dengan pemain asal Portugal, Bernardo Silva, yang akan bergabung secara resmi pada 1 Juli setelah kontrak Manchester City berakhir. Di sisi lain, Luca Zidane, putra legenda Zinedine Zidane, menegaskan tekadnya mengukir karier internasional bersama timnas Aljazair meski berlatih di akademi Real Madrid dan kini menjadi kiper utama Granada CF di Segunda División.

Bernardo Silva resmi bergabung Real Madrid

Dalam pernyataan resmi yang dirilis lewat situs resmi klub, Real Madrid mengonfirmasi kesepakatan dengan Bernardo Silva selama dua musim hingga 30 Juni 2028. Transfer ini terjadi secara bebas setelah kontrak Silva dengan Manchester City habis pada 30 Juni. Pilihan Silva untuk bergabung dengan Los Blancos dipengaruhi oleh pendekatan pelatih asal Portugal, José Mourinho, yang kembali memimpin tim sejak musim panas lalu.

Silva, yang berusia 31 tahun, dikenal sebagai pemain serba bisa di lini tengah serang. Selama sembilan tahun bersama Manchester City, ia mengumpulkan sejumlah gelar domestik dan internasional, termasuk beberapa gelar Liga Premier dan Liga Champions. Keputusan untuk meninggalkan City menandai babak baru dalam kariernya, sekaligus menambah kedalaman skuad Real Madrid yang tengah melakukan proses pembangunan kembali setelah dua musim tanpa trofi.

  • Durasi kontrak: dua tahun (2026‑2028)
  • Status: Transfer bebas
  • Posisi: Gelandang serang
  • Pencapaian di City: Liga Premier, Liga Champions, FA Cup

Dengan kedatangan Silva, Real Madrid berharap dapat memperkuat lini tengah yang selama ini mengandalkan pemain seperti Luka Modrić dan Toni Kroos, sekaligus menambah pilihan taktis bagi Mourinho.

Luca Zidane: Dari Akademi Real Madrid ke Granada dan Timnas Aljazair

Luca Zidane, yang berusia 28 tahun, menghabiskan masa mudanya di akademi Real Madrid, Valdebebas, dimana ia sering berlatih bersama bintang senior klub, termasuk Cristiano Ronaldo, Luka Modrić, dan Karim Benzema. Meskipun ayahnya, Zinedine Zidane, menjabat sebagai pelatih senior Real Madrid pada periode 2016‑2018, Luca memilih posisi kiper, berbeda dengan tiga saudara lainnya yang lebih sering berposisi penyerang atau gelandang.

Pergantian penting dalam kariernya terjadi ketika ia memutuskan untuk mewakili timnas Aljazair pada 2025, berkat keturunan kakek‑neneknya. Debut seniornya pada Oktober 2025 di laga kualifikasi Piala Dunia menandai masuknya ia ke dalam skuad Les Fennecs, dan pada Piala Dunia 2026 ia menjadi kiper starter pada pertandingan pembukaan melawan Argentina di Kansas City.

Setelah beberapa tahun bergulat di tim cadangan Real Madrid, Luca menemukan ruang bermain utama di Granada CF, klub Segunda División Spanyol. Selama dua musim terakhir, ia berhasil menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang, meski tidak lepas dari sorotan tajam media karena nama belakangnya yang legendaris. Sebuah kesalahan pada pertandingan melawan Racing de Santander pada Juni 2025 menjadi perbincangan, namun Luca menanggapi dengan kedewasaan, mengingat tekanan yang selalu mengiringi nama Zidane.

Keputusan Luca untuk tetap berkarier di Spanyol, sekaligus berkomitmen pada Aljazair, mencerminkan ambisi pribadi yang kuat serta keinginan untuk menorehkan prestasi di level internasional.

Strategi Real Madrid di bawah Mourinho

Kembalinya José Mourinho sebagai pelatih utama membuka babak baru bagi Real Madrid. Selain mengamankan Silva, klub juga telah menambah bek Marc Cucurella dari Chelsea, serta memperkuat lini pertahanan dengan Ibrahima Konaté dan Denzel Dumfries pada gelombang transfer musim panas ini. Mourinho menekankan pentingnya pengalaman dan fleksibilitas taktik, sehingga akuisisi pemain-pemain senior menjadi prioritas utama.

Presiden klub, Florentino Pérez, menyatakan niatnya untuk melanjutkan era “Los Galacticos” jilid ketiga dengan menambahkan bintang-bintang dunia ke dalam skuad. Langkah ini diharapkan dapat mengembalikan kejayaan klub di kompetisi domestik dan Eropa.

Secara keseluruhan, kombinasi antara kedatangan Bernardo Silva, kebijakan transfer yang agresif, serta keberadaan talenta muda yang pernah menapaki jalur akademi Real Madrid seperti Luca Zidane, menunjukkan ambisi klub untuk kembali mendominasi puncak sepakbola dunia.

Dengan persiapan menjelang musim 2026/2027, Real Madrid tampak siap menatap tantangan Liga Champions, La Liga, dan kompetisi internasional lainnya. Sementara itu, Luca Zidane bertekad membawa Aljazair melaju lebih jauh di panggung Piala Dunia, sekaligus mengukir nama pribadi yang terpisah dari bayang‑bayang ayahnya.