Kemenbud sebut tempe jadi bukti daya tahan warisan budaya
Kemenbud sebut tempe jadi bukti daya tahan warisan budaya

Kemenbud sebut tempe jadi bukti daya tahan warisan budaya

LintasWarganet.com – 17 Juni 2026 | Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menegaskan bahwa tempe merupakan bukti nyata daya tahan warisan budaya kuliner nasional. Sebagai makanan tradisional yang berbahan dasar kedelai, tempe telah melintasi generasi sejak abad ke-19 dan tetap menjadi bagian penting dalam pola makan masyarakat.

  • Kesederhanaan bahan baku, yaitu kedelai yang mudah didapatkan di seluruh wilayah kepulauan.
  • Proses fermentasi alami yang ramah lingkungan dan menghasilkan protein tinggi.
  • Keberagaman varian regional, seperti tempe gembong, tempe kancing, dan tempe unyil.

Selain nilai gizi, tempe juga memiliki peran sosial dan ekonomi. Industri tempe memberikan lapangan kerja bagi ribuan petani kedelai, produsen, hingga pedagang kecil. Pemerintah berencana memperkuat rantai pasok melalui program pelatihan bagi pengusaha mikro dan dukungan riset untuk meningkatkan kualitas produksi.

Dalam konteks pelestarian budaya, Kemenbud berkomitmen menominasikan tempe sebagai bagian dari warisan tak benda (intangible heritage) pada agenda UNESCO. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran internasional tentang pentingnya kuliner tradisional sebagai cerminan identitas bangsa.

Dengan menempatkan tempe sebagai simbol ketahanan budaya, diharapkan generasi muda semakin menghargai dan melestarikan tradisi kuliner yang telah menjadi kebanggaan Indonesia.