LintasWarganet.com – 17 Juni 2026 | Menteri Lingkungan Hidup (LH) Moh Jumhur menegaskan bahwa ekonomi hijau bukan sekadar konsep teoretis, melainkan kebutuhan mendesak bagi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. Dalam sebuah konferensi pers yang diadakan pada 26 Juni 2023, ia menekankan pentingnya mengintegrasikan prinsip ramah lingkungan ke dalam seluruh sektor ekonomi nasional.
Beberapa langkah strategis yang diusulkan antara lain:
- Peningkatan investasi pada energi terbarukan seperti tenaga surya, angin, dan biomassa.
- Pengembangan kebijakan insentif bagi perusahaan yang menerapkan praktik produksi bersih.
- Peningkatan kapasitas riset dan inovasi di bidang teknologi hijau melalui kemitraan antara perguruan tinggi, lembaga riset, dan sektor swasta.
- Penerapan standar lingkungan yang ketat dalam proyek infrastruktur besar.
- Pendidikan dan pelatihan bagi tenaga kerja agar siap menghadapi perubahan industri menuju ekonomi rendah karbon.
Menteri Jumhur juga menyoroti peran penting kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, sektor bisnis, dan organisasi masyarakat sipil, dalam mewujudkan agenda ekonomi hijau. Ia mengingatkan bahwa tanpa dukungan bersama, target pengurangan emisi Indonesia sesuai dengan komitmen Paris Agreement akan sulit tercapai.
Dengan menempatkan ekonomi hijau sebagai prioritas kebijakan, diharapkan Indonesia dapat menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan pelestarian lingkungan, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet