228 Calon Paskibraka dari 38 Provinsi Jalani Verifikasi Tingkat Pusat 2026
228 Calon Paskibraka dari 38 Provinsi Jalani Verifikasi Tingkat Pusat 2026

228 Calon Paskibraka dari 38 Provinsi Jalani Verifikasi Tingkat Pusat 2026

LintasWarganet.com – 17 Juni 2026 | Jakarta, 16 Juni 2026 – Sebanyak 228 putra‑putri terbaik yang terpilih dari 38 provinsi di Indonesia kini sedang menjalani tahapan verifikasi tingkat pusat untuk menjadi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026. Proses verifikasi berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, dan dipimpin oleh Tim Seleksi Nasional yang dibentuk oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Verifikasi ini merupakan langkah akhir sebelum penetapan 100 orang Paskibraka yang akan mengibarkan bendera pada upacara pembukaan Asian Games 2026 serta peringatan Hari Kemerdekaan RI. Para calon diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain:

  • Berusia antara 16 hingga 18 tahun pada saat pelaksanaan upacara.
  • Memiliki prestasi akademik dan non‑akademik yang menonjol.
  • Lulus tes kebugaran fisik, mental, dan psikologi.
  • Mampu menguasai prosedur upacara militer dan etika kebangsaan.

Selama tiga hari verifikasi, masing‑masing calon akan mengikuti serangkaian tes, meliputi:

  1. Ujian kesehatan dan kebugaran fisik yang mencakup lari 2.400 meter, push‑up, dan sit‑up.
  2. Wawancara psikologis untuk menilai stabilitas emosional dan motivasi kebangsaan.
  3. Ujian pengetahuan tentang sejarah Indonesia, simbol negara, serta tata cara pengibaran bendera.
  4. Simulasi upacara pengibaran bendera secara berkelompok untuk menilai kerjasama tim.

Tim Seleksi menegaskan bahwa proses ini bersifat transparan dan akurat. “Kami ingin memastikan bahwa setiap calon tidak hanya memiliki kemampuan fisik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan dan integritas yang tinggi,” ujar Ketua Tim Verifikasi, Dr. Hadi Santoso.

Setelah verifikasi selesai, hasil seleksi akan diumumkan pada akhir bulan Juni. Dari 228 calon, hanya 100 orang yang akan terpilih menjadi Paskibraka Tingkat Nasional, yang kemudian akan mengikuti pelatihan intensif selama satu bulan di Pusat Pendidikan Militer (Puspim).

Keikutsertaan dalam Paskibraka tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, melainkan juga simbol kontribusi generasi muda dalam menjaga persatuan dan semangat kebangsaan. Pemerintah berharap, melalui proses seleksi yang ketat, Paskibraka 2026 dapat menampilkan generasi penerus yang berkarakter kuat dan siap menjadi teladan bagi seluruh rakyat Indonesia.