Cabo Verde Naik Tiga Peringkat Usai Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026
Cabo Verde Naik Tiga Peringkat Usai Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Cabo Verde Naik Tiga Peringkat Usai Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

LintasWarganet.com – 16 Juni 2026 | Tim nasional Cape Verde menorehkan sejarah baru pada laga pembuka Grup H Piala Dunia 2026 melawan juara Eropa, Spanyol. Setelah 90 menit pertarungan sengit, kedua tim harus berbagi poin dengan hasil imbang 0‑0. Penampilan gemilang sang kiper berusia 40 tahun, Vozinha, menjadi sorotan utama, sekaligus memicu lonjakan peringkat FIFA tim kecil dari Afrika Barat ini.

Detik‑detik penting di lapangan

Spanyol menguasai penguasaan bola sejak awal, namun peluang nyata pertama muncul pada pertengahan babak pertama ketika Ferran Torres menendang tembakan keras dari jarak dekat yang memantul ke tiang gawang. Rebound tersebut langsung dihadapi Mikel Oyarzabal, namun Vozinha berhasil menepis kepala Oyarzabal ke atas tiang lintang.

Usaha Spanyol untuk memecahkan kebuntuan terus berlanjut. Pada menit ke‑32, Pedri mengirimkan umpan silang kepada Marc Cucurella yang kemudian mengoper kembali ke Pedri; tembakan Pedri langsung dipadamkan oleh Vozinha dengan tangan terbuka. Tak lama setelahnya, pada menit ke‑39, Ferran Torres kembali mendekat, menembak ke gawang namun bola menabrak tiang.

Setelah jeda, Spanyol mengganti pemain dengan mengirimkan Lamine Yamal, pemain termuda yang pernah mencetak rekor penampilan di turnamen besar. Meski Yamal menambah dinamika, pertahanan Cape Verde tetap kokoh, menahan serangan lanjutan dari Aymeric Laporte yang gagal mengarahkan bola ke gawang.

Di sisi lain, Cape Verde tidak tinggal diam. Jovan Cabral, Deroy Duarte, dan Nuno da Costa menggantikan Laros Duarte, Jovane Cabral, serta Dailon Livramento pada babak kedua, menambah variasi serangan. Serangan balik mereka sempat mengancam, namun belum menghasilkan gol.

Kenaikan peringkat FIFA yang signifikan

Keberhasilan menahan Spanyol memberikan dampak positif yang langsung terlihat pada peringkat FIFA. Pada pembaruan ranking tanggal 16 Juni 2026, Cape Verde melonjak tiga peringkat, bergerak dari posisi ke‑67 menjadi ke‑64 dunia. Total poin tim naik menjadi 1.389,79 poin, menambah 18,68 poin dibandingkan peringkat sebelumnya.

Lonjakan ini membuat Cape Verde melampaui tiga negara lain, yakni Albania, Honduras, dan Yordania, yang sebelumnya berada di atas mereka. Sementara itu, Spanyol mengalami penurunan 18,68 poin, turun satu peringkat ke posisi ketiga di belakang Argentina yang memimpin, dan di bawah Prancis yang kini berada di peringkat kedua.

Tim Peringkat Sebelum Peringkat Sesudah Poin Tambahan
Cape Verde 67 64 +18,68
Spanyol 2 3 -18,68

Perubahan peringkat ini membuka peluang lebih luas bagi Cape Verde untuk meningkatkan posisi mereka di babak selanjutnya. Tim masih memiliki dua pertandingan lagi di Grup H melawan Uruguay (peringkat ke‑18) dan Arab Saudi (peringkat ke‑61). Kemenangan atau setidaknya imbang melawan kedua tim tersebut dapat menambah poin signifikan, memperkuat posisi mereka di antara 50‑70 besar dunia.

Reaksi dan harapan

Pelatih tim nasional Cape Verde, Bubista, menyatakan kebanggaan atas performa timnya. “Kami bermain dengan disiplin, taktik yang terlatih, dan semangat juang tinggi. Kiper kami, Vozinha, menjadi pahlawan di hari ini, dan seluruh tim layak mendapatkan pujian,” ujar Bubista dalam konferensi pers pasca pertandingan.

Para penggemar di Tanah Tanjung diharapkan akan terus mendukung tim nasional mereka, terutama mengingat prestasi ini menandai debut pertama Cape Verde di Piala Dunia. Jika mereka dapat menambah poin pada dua laga berikutnya, kemungkinan besar Cape Verde akan menembus zona lolos ke fase 16 besar, sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi dalam sejarah sepak bola negara tersebut.

Secara keseluruhan, imbang 0‑0 melawan Spanyol tidak hanya menjadi kejutan pada pertandingan pembuka, tetapi juga katalisator bagi perbaikan peringkat FIFA Cape Verde. Dengan momentum positif, semangat tim, dan dukungan publik yang menggelora, harapan akan prestasi lebih besar di turnamen ini kini terasa lebih nyata.