Dani Olmo Pakai Nomor 10, Spanyol Gagal Pecah Kebuntuan di Debut Piala Dunia 2026
Dani Olmo Pakai Nomor 10, Spanyol Gagal Pecah Kebuntuan di Debut Piala Dunia 2026

Dani Olmo Pakai Nomor 10, Spanyol Gagal Pecah Kebuntuan di Debut Piala Dunia 2026

LintasWarganet.com – 16 Juni 2026 | Dani Olmo, gelandang kreatif asal Spanyol, kembali menorehkan namanya di panggung internasional setelah dipilih mengenakan nomor 10 untuk skuad La Roja pada Piala Dunia FIFA 2026. Keputusan ini menggantikan Lamine Yamal yang tetap memakai nomor 19, meskipun ia menjadi bintang muda Barcelona. Perpindahan nomor seragam tersebut mencerminkan kepercayaan pelatih Luis de la Fuente kepada Olmo sebagai penggerak serangan utama tim nasional.

Alasan Penunjukan Nomor 10 untuk Olmo

Penunjukan nomor 10 kepada Olmo tidak terjadi secara tiba‑tiba. Selama dua tahun terakhir, Olmo menunjukkan konsistensi dalam membantu Spanyol meraih gelar Kejuaraan Eropa 2024, sekaligus menjadi pilihan utama di lini tengah klub Real Betis. Di turnamen tersebut, ia berperan sebagai penyalur umpan-umpan terobosan serta mencetak gol penting melawan beberapa lawan kuat. Kepercayaan tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam skuad Piala Dunia, di mana Olmo diharapkan menjadi penghubung antara lini pertahanan dan serangan, serta menambah kreativitas di zona tengah.

Jersey Nomor Tim Spanyol 2026

  • Nomor 1 – Unai Simón
  • Nomor 2 – José María 
  • Nomor 9 – Gavi
  • Nomor 10 – Dani Olmo
  • Nomor 19 – Lamine Yamal
  • Nomor 7 – Pedri

Daftar di atas merupakan rangkuman singkat nomor punggung yang telah diumumkan secara resmi oleh federasi, dan menegaskan peran masing‑masing pemain dalam skema taktik Luis de la Fuente.

Pertandingan Debut Spanyol vs Cape Verde

Pada 15 Juni 2026, Spanyol memulai kampanye grup H di Mercedes‑Benz Stadium, Atlanta, melawan tim debutan Cape Verde. Meskipun menjadi favorit, La Roja hanya mampu menahan serangan lawan hingga akhir laga dengan hasil imbang 0‑0. Pertandingan tersebut menjadi sorotan utama karena Cape Verde berhasil menahan tekanan Spanyol, sebuah prestasi bersejarah bagi negara kepulauan Afrika tersebut.

Dani Olmo masuk sebagai starter di lini tengah bersama Pedri dan Rodri. Selama 90 menit, Olmo berusaha mengatur tempo permainan, mengirimkan beberapa umpan terobosan ke sayap kiri dan kanan. Sayangnya, pertahanan Cape Verde yang disiplin serta performa kiper mereka, Nuno da Costa, berhasil memotong peluang gol yang potensial. Meski Olmo menciptakan peluang lewat tembakan jarak jauh yang meleset tipis, Spanyol tidak mampu memecahkan tembok pertahanan lawan.

Keberhasilan Cape Verde menahan Spanyol menambah tekanan pada skuad Olmo untuk menunjukkan kualitasnya di pertandingan selanjutnya. Pelatih De la Fuente tetap menilai penampilan tim cukup positif, menekankan bahwa kemampuan bertahan yang kuat merupakan fondasi penting dalam turnamen panjang ini.

Dampak Penampilan Olmo pada Masa Depan Tim Nasional

Penampilan Olmo dalam pertandingan pembuka, meski tidak menghasilkan gol, memberikan gambaran tentang peranannya di fase knockout. Kemampuannya mengatur ritme permainan, menghubungkan lini belakang dengan lini depan, serta memberikan ruang bagi pemain sayap seperti Oyarzabal dan Torres menjadi aset tak ternilai. Jika Olmo dapat meningkatkan akurasi tembakan dan menambah kontribusi gol, Spanyol berpeluang besar melaju hingga babak final.

Selanjutnya, La Roja akan menghadapi lawan berikutnya di grup H, yakni Mesir dan Irak. Olmo diperkirakan akan tetap menjadi figur kunci, terutama dalam mengatasi tekanan pertahanan lawan yang cenderung mengandalkan serangan balik.

Secara keseluruhan, penunjukan nomor 10 kepada Dani Olmo mencerminkan harapan tinggi dari manajemen dan suporter Spanyol. Meskipun debut Piala Dunia 2026 berakhir dengan hasil imbang yang mengejutkan, peran Olmo sebagai playmaker tetap menjadi sorotan utama. Jika ia dapat mengoptimalkan kreativitasnya, Spanyol memiliki peluang kuat untuk kembali menorehkan prestasi gemilang di panggung dunia.