Wakil Kepala BGN: Kami Jalankan Perintah Presiden, MBG Dihentikan Mahasiswa dan Organisasi Sipil
Wakil Kepala BGN: Kami Jalankan Perintah Presiden, MBG Dihentikan Mahasiswa dan Organisasi Sipil

Wakil Kepala BGN: Kami Jalankan Perintah Presiden, MBG Dihentikan Mahasiswa dan Organisasi Sipil

LintasWarganet.com – 15 Juni 2026 | Program Gizi Sehat untuk Semua (MBG) kembali menjadi sorotan publik setelah mahasiswa dan sejumlah organisasi masyarakat sipil menyerukan penghentian program tersebut. Penolakan tersebut dilatarbelakangi oleh dugaan kurangnya transparansi, alokasi anggaran yang dipertanyakan, serta kekhawatiran bahwa program belum tepat sasaran.

Dalam sebuah konferensi pers, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen menjalankan instruksi Presiden. Menurutnya, fokus utama tetap pada penyediaan gizi yang tepat bagi kelompok rentan, meski ada tekanan untuk menunda atau merevisi pelaksanaan MBG.

  • Alasan penolakan mahasiswa: Kekhawatiran bahwa program akan menambah beban keuangan mahasiswa, terutama bagi yang mengandalkan beasiswa atau pekerjaan paruh waktu.
  • Keluhan organisasi sipil: Permintaan data akuntabilitas yang lebih jelas, termasuk rincian penggunaan dana dan mekanisme distribusi bahan pangan.
  • Penjelasan BGN: Program tetap dilaksanakan dengan prioritas pada daerah dengan tingkat kekurangan gizi tertinggi, serta melibatkan pihak lokal untuk memastikan distribusi yang tepat.

Wakil Kepala BGN menambahkan bahwa penyesuaian kebijakan akan tetap dilakukan secara internal tanpa mengubah arah utama program. Ia menegaskan, “Kami tidak mengabaikan aspirasi publik, namun kami harus tetap mematuhi mandat Presiden untuk meningkatkan status gizi nasional.”

Pengamat kebijakan menilai bahwa dinamika ini mencerminkan ketegangan antara upaya pemerintah dalam mengatasi masalah gizi dan tuntutan transparansi serta partisipasi publik. Kedepannya, pengawasan independen serta dialog terbuka antara pemerintah, mahasiswa, dan organisasi sipil dianggap penting untuk mengoptimalkan efektivitas MBG.