LintasWarganet.com – 15 Juni 2026 | Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) Prabowo Subianto menegaskan pentingnya memperluas peran tenaga kerja Indonesia di pasar kerja Jerman, khususnya pada industri teknologi. Dalam pernyataannya, Prabowo menyoroti peluang besar yang dapat dimanfaatkan oleh tenaga ahli Indonesia dalam rangka memperkuat hubungan ekonomi bilateral.
Indonesia saat ini menghadapi tantangan kekurangan tenaga kerja terampil di bidang teknologi, sementara Jerman terus mencari profesional berkompeten untuk mengisi posisi yang kosong dalam sektor manufaktur canggih, kecerdasan buatan, dan internet of things (IoT). Prabowo berpendapat bahwa sinergi tersebut dapat menjadi win-win solution bagi kedua negara.
Berikut beberapa langkah strategis yang direncanakan untuk mewujudkan program ini:
- Negosiasi perjanjian kerjasama ketenagakerjaan antara Kementerian Ketenagakerjaan Indonesia dan Kementerian Tenaga Kerja Jerman.
- Pembentukan pusat pelatihan khusus yang menyesuaikan kurikulum Indonesia dengan standar industri teknologi Jerman.
- Pemberian insentif fiskal bagi perusahaan Indonesia yang menempatkan karyawannya di Jerman, termasuk subsidi biaya relokasi dan pajak.
- Pengembangan skema visa kerja khusus yang mempercepat proses izin tinggal bagi tenaga ahli Indonesia.
Prabowo menambahkan bahwa pemerintah akan menggalang dukungan dari asosiasi bisnis, universitas, serta lembaga riset untuk memastikan kualitas tenaga kerja yang akan dikirimkan.
Berikut gambaran singkat sektor-sektor yang diprioritaskan beserta kebutuhan kompetensi:
| Sektor | Kebutuhan Tenaga Ahli | Kompetensi Utama |
|---|---|---|
| Manufaktur Otomasi | 1.200 orang | Robotika, PLC, Sistem Kontrol |
| Kecerdasan Buatan | 800 orang | Machine Learning, Data Science |
| Internet of Things (IoT) | 950 orang | Embedded Systems, Cloud Computing |
Jika berhasil, program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan remitansi, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai penyedia sumber daya manusia terampil di kancah global. Langkah ini selaras dengan agenda pemerintah untuk mengangkat daya saing industri nasional melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet