LintasWarganet.com – 15 Juni 2026 | Pemain tengah Arsenal dan andalan timnas Ghana, Thomas Partey, kini menjadi sorotan internasional setelah pemerintah Kanada menolak izin masuknya ke negara tersebut. Keputusan ini diambil terkait dugaan kasus pelepehan seksual yang melibatkan Partey pada tahun 2022, meski belum ada putusan pengadilan yang mengikat.
Keputusan penolakan tersebut diumumkan oleh Kantor Imigrasi Kanada pada awal bulan ini, menyatakan bahwa Partey tidak memenuhi syarat masuk karena berada dalam daftar pantau terkait investigasi kejahatan seksual. Pemerintah Kanada menegaskan bahwa langkah itu diambil demi menjaga keamanan publik dan menegakkan hukum imigrasi.
Menanggapi hal tersebut, Kementerian Luar Negeri Ghana menyatakan keberatan dan meminta penjelasan lebih lanjut. “Kami menghormati kedaulatan Kanada, namun keputusan ini berdampak pada hak asasi manusia dan kebebasan bergerak warganya,” ujar juru bicara kementerian dalam sebuah pernyataan resmi. “Kami meminta proses yang transparan dan adil, mengingat belum ada keputusan pengadilan yang mengonfirmasi tuduhan tersebut.”
Sementara itu, klub Arsenal yang mempekerjakan Partey mengonfirmasi bahwa pemainnya tidak dapat melakukan perjalanan ke Kanada dalam waktu dekat. Klub tersebut menambahkan bahwa mereka akan mendukung Partey melalui proses hukum yang sedang berlangsung dan memastikan kepentingan tim tetap terjaga.
Berikut beberapa poin penting terkait kasus ini:
- Kasus pelecehan seksual melibatkan Partey dilaporkan pada tahun 2022, namun tidak ada putusan pengadilan yang definitif hingga saat ini.
- Kanada menolak masuknya Partey berdasarkan kebijakan imigrasi yang melarang individu dengan riwayat investigasi kejahatan seksual.
- Ghana mengajukan keberatan diplomatik dan meminta proses yang adil serta transparan.
- Arsenal menyatakan dukungan kepada pemainnya dan menegaskan tidak ada dampak signifikan pada performa tim.
Para pengamat menilai bahwa kasus ini dapat mempengaruhi reputasi internasional Thomas Partey dan menambah tekanan pada timnas Ghana dalam kompetisi mendatang. Sementara itu, proses hukum di Inggris, tempat klub Arsenal berbasis, masih terus berjalan, dan keputusan akhir terkait tuduhan tersebut masih menunggu putusan pengadilan.
Untuk saat ini, tidak ada informasi lebih lanjut mengenai kemungkinan perubahan keputusan imigrasi Kanada atau langkah hukum selanjutnya yang akan diambil oleh Partey maupun timnya.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet