LintasWarganet.com – 14 Juni 2026 | Hari ini, grup C Piala Dunia 2026 menyuguhkan dua pertandingan yang mengubah peta klasemen sementara. Skotlandia mengakhiri penantian 36 tahun tanpa kemenangan di turnamen terbesar sepakbola dengan kemenangan tipis 1‑0 atas Haiti, sementara Brasil dan Maroko berbagi poin setelah seri 1‑1 di MetLife Stadium, New Jersey.
Skotlandia Pecahkan Penantian 36 Tahun
Di Foxborough, Massachusetts, John McGinn menjadi pahlawan bagi Timnas Skotlandia. Pada menit ke‑28, ia mengeksekusi tendangan keras dari luar kotak penalti yang mengarah ke sudut jauh gawang Haiti, menjadikannya gol pertama Skotlandia di Piala Dunia sejak era 1990. Gol tersebut memecah rentang 10.244 hari tanpa gol di panggung dunia, sejak Craig Burley mencetak pada edisi 1998.
Penonton Skotlandia yang memenuhi stadion menambah atmosfer bersejarah. Meskipun Haiti menekan kembali di babak kedua, dengan Frantzdy Pierrot hampir menyamakan kedudukan melalui sundulan, kiper Angus Gunn berhasil menahan serangan tersebut. Statistik FIFA mencatat penguasaan bola Haiti 47% melawan 43% untuk Skotlandia, dengan Haiti mencatat 15 tembakan (2 on target) dibandingkan 9 tembakan Skotlandia (3 on target). Kemenangan ini menempatkan Skotlandia di puncak klasemen grup dengan tiga poin, unggul atas Brasil dan Maroko yang masing‑masing hanya memiliki satu poin.
Brasil vs Maroko: Duel Seru Berakhir Imbang
Di MetLife Stadium, New Jersey, Maroko membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Ismail Saibari pada menit ke‑21. Saibari memanfaatkan umpan terobosan dari Brahim Diaz, menembus pertahanan Brasil dan mengirimkan bola mendatar ke sudut gawang yang tak terjaga. Namun, hanya sebelas menit kemudian, Vinicius Junior mengembalikan keseimbangan bagi Brasil. Setelah menerima umpan dari Bruno Guimarães, Vinicius menembus pertahanan Maroko dan menempatkan bola keras ke sudut atas gawang pada menit ke‑32.
Setelah gol pertama, kedua tim menciptakan peluang tambahan namun gagal mengonversi. Brasil mengendalikan babak kedua dengan serangan sayap kiri dan kanan, menghasilkan tembakan voli Lucas Paquetá yang ditangkis oleh Yassine Bono, serta peluang Igor Thiago yang juga diselamatkan oleh Bono. Maroko menampilkan pertahanan disiplin, dengan Bono melakukan beberapa penyelamatan krusial, termasuk menepis tembakan keras Raphinha di menit akhir.
Statistik pertandingan menunjukkan penguasaan bola Brasil lebih dominan, mencapai 58%, sementara Maroko menguasai 42%. Brasil mencatat 18 tembakan (5 on target) dibandingkan 12 tembakan Maroko (4 on target). Kedua tim berakhir dengan satu poin masing‑masing, menempatkan Maroko sementara memuncaki grup dengan selisih gol nol, diikuti Brasil di posisi kedua.
Dampak pada Klasemen Grup C
Dengan hasil hari ini, klasemen grup C menjadi:
- Skotlandia – 3 poin (menang 1, selisih gol +1)
- Maroko – 1 poin (seri 1, selisih gol 0)
- Brasil – 1 poin (seri 1, selisah gol 0)
- Haiti – 0 poin (kalah 1, selisih gol -2)
Skotlandia kini berada di posisi menguntungkan untuk melanjutkan kampanye mereka, sementara Brasil dan Maroko harus bersaing ketat dalam laga berikutnya untuk memastikan tiket ke fase knockout.
Reaksi Pemain dan Pelatih
John McGinn mengungkapkan kebahagiaan atas golnya, menekankan kerja keras seluruh skuad selama persiapan. Pelatih Skotlandia menilai kemenangan tersebut sebagai “pembuktian bahwa tim ini mampu bersaing di level tertinggi”. Di sisi lain, Vinicius Junior menyatakan kepuasannya dapat menyelamatkan Brasil dari kekalahan, namun menegaskan perlunya konsistensi dalam menghadapi lawan kuat. Pelatih Maroko, Walid Regragui, memuji pertahanan timnya yang solid dan berharap perbaikan di lini serang untuk pertandingan selanjutnya.
Prospek Lanjutan
Skotlandia akan bertemu Brasil pada pertandingan kedua grup, sebuah konfrontasi yang diprediksi akan menjadi pertarungan sengit mengingat keduanya sama-sama mengincar tiga poin. Maroko akan menghadapi Haiti, yang berusaha bangkit dari kekalahan pertama mereka. Kedua laga tersebut akan menentukan apakah Skotlandia dapat mempertahankan puncak klasemen atau Brasil dan Maroko akan saling bersaing untuk tempat kedua.
Secara keseluruhan, hari ini menandai momen penting bagi tiga tim yang berhasil mengumpulkan poin pertama mereka di Piala Dunia 2026. Skotlandia menorehkan sejarah, sementara Brasil dan Maroko menunjukkan kualitas dan ketahanan yang akan menjadi faktor penentu dalam perjuangan mereka menuju babak selanjutnya.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet