LintasWarganet.com – 14 Juni 2026 | Mantan ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), Tiyo Ardianto, mengungkap bahwa ia menemukan sebuah perangkat pelacak tersembunyi di dalam mobil pribadinya. Penemuan ini menimbulkan dugaan adanya penguntitan oleh pihak yang tidak dikenal.
Berikut rangkaian peristiwa yang terjadi sejak penemuan hingga tanggapan publik:
- 14 September 2023 – Tiyo melakukan pemeriksaan rutin pada mobilnya dan menemukan sebuah kotak kecil berwarna hitam yang tidak dikenalnya.
- 15 September 2023 – Setelah menghubungi teknisi, perangkat tersebut teridentifikasi sebagai alat pelacak GPS komersial.
- 16 September 2023 – Tiyo melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian setempat dan meminta penyelidikan.
- 18 September 2023 – Polisi melakukan penyelidikan awal dan mengamankan bukti berupa data log lokasi yang terekam selama tiga minggu terakhir.
- 20 September 2023 – Tiyo memberikan pernyataan resmi kepada media, menekankan bahwa tindakan penguntitan tidak lazim dan mengancam kebebasan bergerak.
Dalam pernyataannya, Tiyo menegaskan bahwa ia tidak mengetahui siapa yang memasang alat tersebut dan menolak segala spekulasi yang mengaitkan kasus ini dengan aktivitas politik atau organisasi mahasiswa. Ia juga meminta aparat keamanan untuk menindak tegas pihak yang bertanggung jawab.
Pihak kepolisian belum mengumumkan hasil akhir penyelidikan, namun menyatakan bahwa proses identifikasi pelaku sedang berlangsung. Sementara itu, sejumlah aktivis mahasiswa dan netizen mengungkapkan keprihatinan mereka terkait ancaman privasi dan kebebasan beraktivitas di lingkungan kampus.
Kasus ini menambah daftar insiden serupa yang melibatkan penggunaan teknologi pelacakan untuk tujuan yang tidak diketahui, menimbulkan pertanyaan tentang regulasi dan pengawasan penggunaan perangkat GPS di Indonesia.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet