Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dijadwalkan Awal Juli di Tehran hingga Mashhad
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dijadwalkan Awal Juli di Tehran hingga Mashhad

Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dijadwalkan Awal Juli di Tehran hingga Mashhad

LintasWarganet.com – 14 Juni 2026 | Panitia pemakaman resmi mengumumkan pada Sabtu, 13 Juni 2026 bahwa jenazah Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Republik Islam Iran, beserta anggota keluarganya yang juga meninggal, akan dimakamkan pada awal Juli. Upacara pemakaman direncanakan dilaksanakan secara berurutan, dimulai di ibu kota Tehran dan berlanjut ke kota suci Mashhad.

Jadwal rinci belum dipublikasikan, namun panitia menegaskan bahwa proses pemakaman akan mengikuti protokol tradisional Iran serta menghormati permintaan keluarga almarhum. Rangkaian upacara meliputi doa-doa khusus, penghormatan militer, serta pertemuan keluarga inti dan pejabat negara.

Lokasi pemakaman di Tehran diperkirakan berada di kompleks pemakaman militer yang biasanya dipakai untuk tokoh-tokoh tinggi negara. Setelah prosesi di Tehran selesai, jenazah akan dipindahkan ke Mashhad, kota yang dikenal sebagai tempat makam Imam Reza, salah satu situs ziarah utama bagi umat Syiah.

  • Waktu: Awal Juli 2026 (tanggal pasti belum diumumkan).
  • Tempat di Tehran: Kompleks pemakaman militer atau tempat yang ditunjuk pemerintah.
  • Tempat di Mashhad: Situs ziarah yang relevan, kemungkinan di dekat makam Imam Reza.
  • Peserta: Pejabat tinggi negara, anggota militer, tokoh agama, serta keluarga terdekat almarhum.
  • Protokol: Upacara resmi dengan pembacaan Al-Qur’an, tahlil, serta pengibaran bendera setengah tiang.

Berita ini menimbulkan spekulasi mengenai dampak politik dalam negeri Iran, mengingat peran sentral Khamenei dalam kebijakan luar negeri dan keamanan. Analis memperkirakan bahwa masa transisi kepemimpinan akan memperhatikan keseimbangan antara institusi-religius dan militer, serta menunggu keputusan Majelis Penjaga (Assembly of Experts) dalam memilih pemimpin baru.

Sejumlah warga Iran di media sosial mengungkapkan rasa duka dan penghormatan mereka melalui pesan-pesan singkat. Di luar negeri, komunitas diaspora Iran juga mengadakan doa bersama sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Panitia pemakaman menegaskan bahwa semua prosedur akan dijalankan dengan memperhatikan protokol kesehatan serta keamanan, mengingat tingginya perhatian publik dan media internasional terhadap peristiwa ini.