LintasWarganet.com – 13 Juni 2026 | TORONTO – Sorak sorai penonton bergema di sekitar Menara CN saat Kanada menempuh babak pembuka Piala Dunia 2026 melawan Bosnia‑Herzegovina. Setelah 21 menit pertama, Bosnia unggul lewat sundulan Jovo Lukic dari tendangan sudut, menimbulkan kekhawatiran bagi tuan rumah yang bermain di tanah air pertama kalinya.
Namun, situasi berbalik pada menit ke‑78 ketika pelatih Jesse Marsch memanggil striker berusia 24 tahun, Cyle Larin, dari bangku cadangan. Larin, yang baru saja selesai masa pinjaman di Southampton, langsung menancapkan kaki ke lapangan dan menerima umpan singkat dari rekan pengganti Promise David. Dengan satu sentuhan saja, ia menembak bola ke dalam kotak penalti dan mengamankan gol penyama kedudukan 1‑1.
Statistik pertandingan
- Penguasaan bola: Kanada 54 % vs Bosnia‑Herzegovina 27 %.
- Jumlah tembakan: Kanada 5, Bosnia‑Herzegovina 4.
- Tendangan sudut: Kanada 9 (terbanyak di fase grup hingga saat ini), Bosnia‑Herzegovina 2.
- Kartu kuning: Cyle Larin (1) untuk pelanggaran taktis pada menit ke‑86.
Gol Larin tidak hanya menambah catatan tiga gol Kanada di ajang Piala Dunia, melanjutkan gol pertama yang dicetak Tim Nasional pada 2022 dan satu lagi pada 2022 di Qatar. Dengan hasil imbang ini, Kanada memperoleh poin pertamanya dalam sejarah penampilan di Piala Dunia di tanah sendiri, mengakhiri rentetan kekalahan pada tiga turnamen sebelumnya (1986, 1990, dan Qatar 2022).
Penampilan Larin mendapat pujian dari analis sepak bola. Sebagai “super‑sub”, ia menunjukkan ketajaman instan, menembus pertahanan Bosnia yang sebelumnya tampak solid. Meski golnya terbantu sedikit oleh defleksi, ia berhasil menempatkan bola tepat ke sudut gawang lawan. Pada menit‑90, Larin hampir menambah keunggulan Kanada dengan tembakan yang terhalang oleh pertahanan Bosnian, menunjukkan kontribusi berkelanjutan hingga akhir laga.
Reaksi dan implikasi
Di sisi tribun, bintang hoki Connor McDavid dan aktor Ryan Reynolds ikut bergembira bersama ribuan pendukung yang bersorak “Canada! Canada!”. Pelatih Marsch, yang sempat terlihat frustrasi setelah gol kebobolan awal, kembali tenang dan menegaskan kepercayaan pada kedalaman skuadnya. “Kami tahu bahwa setiap menit di lapangan sangat berharga. Cyle memberikan energi dan ketajaman yang kami butuhkan,” ujar Marsch dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Gol penyelamat ini juga meningkatkan nilai pasar Larin. Nike Canada segera meluncurkan jersey resmi dengan nomor 9 milik Larin yang dapat dibeli melalui platform ritel resmi, menandai peningkatan popularitas pemain di kalangan penggemar domestik.
Keberhasilan Kanada dalam menahan Bosnia‑Herzegovina membuka peluang strategi baru bagi grup A, yang juga menampilkan tim‑tim kuat seperti Argentina dan Jepang. Poin tunggal ini memberi Kanada kepercayaan diri untuk mengincar hasil positif di laga berikutnya, sekaligus menegaskan pentingnya peran pemain pengganti dalam turnamen singkat.
Dengan dukungan penuh dari suporter dan penampilan menonjol Larin, harapan publik Kanada kini terfokus pada pertandingan selanjutnya. Jika tim dapat mempertahankan tekanan dan memanfaatkan kedalaman skuad, mereka berpotensi menempati posisi lebih baik di klasemen grup, melanjutkan mimpi pertama kali menembus babak 16 besar di Piala Dunia.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet