IFG Life Berikan Perlindungan Asuransi untuk Lebih dari 20.000 Pelari Jakim 2026
IFG Life Berikan Perlindungan Asuransi untuk Lebih dari 20.000 Pelari Jakim 2026

IFG Life Berikan Perlindungan Asuransi untuk Lebih dari 20.000 Pelari Jakim 2026

LintasWarganet.com – 13 Juni 2026 | PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), anak perusahaan IFG yang merupakan holding BUMN di bidang asuransi, penjaminan, dan investasi, mengumumkan pemberian perlindungan asuransi bagi lebih dari 20.000 pelari yang akan berpartisipasi dalam ajang Jakim 2026. Program ini dirancang untuk memberikan rasa aman bagi para peserta marathon serta mendukung upaya promosi gaya hidup sehat di Indonesia.

Jakim 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu event lari terbesar tahun ini, dengan rute yang melintasi beberapa kota utama dan melibatkan peserta dari seluruh nusantara. Dengan jumlah pendaftar yang terus meningkat, pihak penyelenggara menekankan pentingnya perlindungan medis selama kompetisi.

Berikut adalah poin-poin utama dari program asuransi yang disediakan oleh IFG Life:

  • Jumlah peserta yang dilindungi: Lebih dari 20.000 pelari.
  • Manfaat utama: Santunan kecelakaan hingga Rp 10 juta per kejadian, biaya pengobatan darurat, serta bantuan evakuasi medis bila diperlukan.
  • Premi khusus: Biaya asuransi ditanggung sebagian oleh panitia Jakim, sehingga peserta hanya membayar biaya minimal.
  • Prosedur klaim: Klaim dapat diajukan secara online melalui portal IFG Life dengan proses verifikasi dalam 48 jam.

Direktur Utama IFG Life, Budi Santoso, menyatakan, “Kami berkomitmen mendukung kegiatan olahraga nasional yang dapat meningkatkan kesehatan masyarakat. Dengan memberikan perlindungan asuransi yang terjangkau, kami berharap peserta dapat fokus pada performa tanpa khawatir akan risiko kecelakaan.”

Pihak panitia Jakim 2026 juga menyambut baik inisiatif ini. Ketua Panitia, Siti Rahma, menambahkan, “Kerjasama dengan IFG Life memperkuat komitmen kami untuk menyelenggarakan acara yang tidak hanya kompetitif tetapi juga aman bagi semua peserta.”

Program asuransi ini diharapkan menjadi contoh bagi penyelenggara event olahraga lain di Indonesia, mengingat pentingnya mitigasi risiko dalam kompetisi yang melibatkan ribuan peserta.