Rp1 Triliun Sudah Dibayar, 21 Ribu Motor Listrik MBG Ternyata Masih Dirakit
Rp1 Triliun Sudah Dibayar, 21 Ribu Motor Listrik MBG Ternyata Masih Dirakit

Rp1 Triliun Sudah Dibayar, 21 Ribu Motor Listrik MBG Ternyata Masih Dirakit

LintasWarganet.com – 12 Juni 2026 | Pemerintah Indonesia telah menyalurkan dana sebesar Rp1 triliun untuk pengadaan sekitar 21 ribu motor listrik melalui program Motor Bermotor Gratis (MBG). Meskipun dana tersebut sudah dicairkan, proses perakitan kendaraan masih berlangsung dan belum selesai.

Program MBG diluncurkan sebagai bagian dari upaya pemerintah mempercepat transisi ke energi bersih dan mengurangi emisi kendaraan bermotor. Kendaraan yang dibeli akan didistribusikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah, pelajar, dan pekerja sektor formal.

Berikut beberapa fakta penting terkait pengadaan ini:

  • Total anggaran: Rp1 triliun.
  • Target unit: 21.000 motor listrik.
  • Persentase pembayaran yang telah dilakukan: 100%.
  • Status saat ini: masih dalam tahap perakitan di pabrik mitra produksi.
  • Perkiraan waktu selesai: kuartal ketiga 2026, tergantung kelancaran rantai pasokan baterai.

Beberapa faktor yang mempengaruhi keterlambatan perakitan antara lain keterbatasan komponen baterai, penyesuaian desain untuk standar lokal, dan kebutuhan sertifikasi keselamatan. Pemerintah menegaskan komitmen untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu, karena motor listrik MBG diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan meningkatkan mobilitas masyarakat berpenghasilan rendah.

Jika semua unit selesai dirakit dan didistribusikan, diperkirakan akan tercipta ribuan lapangan kerja baru di sektor manufaktur dan layanan purna jual, serta menurunkan emisi CO2 secara signifikan.