CCTV Mati dan Sinyal Telepon Hilang Saat Demo Mahasiswa di Jakarta, Penjelasan Polda Metro Jaya
CCTV Mati dan Sinyal Telepon Hilang Saat Demo Mahasiswa di Jakarta, Penjelasan Polda Metro Jaya

CCTV Mati dan Sinyal Telepon Hilang Saat Demo Mahasiswa di Jakarta, Penjelasan Polda Metro Jaya

LintasWarganet.com – 12 Juni 2026 | Ribuan mahasiswa melakukan aksi demonstrasi di beberapa titik Jakarta pada Jumat (26/06/2024). Selama aksi, warga melaporkan adanya gangguan pada jaringan CCTV serta hilangnya sinyal telepon seluler di area tersebut, menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan dan koordinasi lapangan.

Penjelasan Polda Metro Jaya

Polda Metro Jaya memberikan keterangan resmi melalui kantor persnya. Menurut pihak kepolisian, gangguan tersebut tidak bersifat sengaja melainkan merupakan konsekuensi teknis dari kepadatan perangkat elektronik yang digunakan oleh massa. Beberapa faktor yang memicu terjadinya pemadaman CCTV dan hilangnya sinyal antara lain:

  • Penumpukan perangkat pemancar pribadi (router, hotspot, dan perangkat lain) yang menimbulkan interferensi pada frekuensi jaringan.
  • Penggunaan kamera pengawas portabel oleh relawan keamanan yang bersaing dengan sistem CCTV resmi.
  • Kondisi infrastruktur jaringan yang belum optimal di beberapa titik strategis.

Langkah-langkah Kepolisian

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa aparat telah mengambil langkah-langkah berikut untuk meminimalisir dampak gangguan dan memastikan keamanan demonstran serta warga sekitar:

  1. Menyalurkan tim teknis ke lokasi untuk memeriksa dan mengkalibrasi ulang perangkat CCTV yang terdampak.
  2. Mengoptimalkan jaringan seluler dengan mengaktifkan sel BTS cadangan di area kritis.
  3. Menggiring massa ke rute alternatif yang telah dipersiapkan sehingga aksi dapat berlangsung tanpa mengganggu layanan publik utama.

Pihak kepolisian juga mengimbau peserta demo untuk tidak membawa perangkat pemancar berdaya tinggi dan menghormati petugas yang tengah melakukan koordinasi lapangan.

Reaksi Mahasiswa

Sejumlah perwakilan mahasiswa menyatakan bahwa gangguan tersebut menambah tekanan pada mereka, namun mereka tetap menegaskan tujuan aksi yaitu menuntut kebijakan pendidikan yang lebih transparan. Mereka juga menunggu klarifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang terkait penyebab teknis yang terjadi.

Demonstrasi berakhir pada sore hari dengan tertib dan tanpa insiden besar. Polda Metro Jaya berkomitmen untuk terus memantau situasi dan meningkatkan kesiapan infrastruktur keamanan di masa mendatang.