LintasWarganet.com – 12 Juni 2026 | Jakarta, 26 Juni 2024 – Sejumlah mahasiswa dari berbagai universitas menggelar aksi demo di kawasan Sudirman-Thamrin pada sore hari, yang kemudian berlangsung hingga larut malam. Demonstran menempati jalur utama, memblokir lalu lintas, serta menggelar orasi dan rapat aksi di beberapa titik strategis.
Awalnya aksi dimulai sekitar pukul 16.00 WIB, namun massa tidak menunjukkan tanda-tanda akan bubar meski telah dipanggil oleh aparat. Sebaliknya, para peserta menegaskan bahwa mereka menolak perintah pembubaran sampai perwakilan pihak istana hadir secara langsung untuk mendengarkan tuntutan mereka.
Berbagai tuntutan disampaikan secara tegas, antara lain:
- Penurunan harga bahan pokok dan kebijakan ekonomi yang pro‑rakyat.
- Pembentukan komisi independen untuk mengawasi kebijakan pemerintah.
- Transparansi dalam proses legislasi dan penghapusan korupsi di tingkat tinggi.
- Peningkatan kualitas pendidikan dan beasiswa bagi mahasiswa yang terdampak krisis ekonomi.
- Pembebasan tahanan politik serta jaminan kebebasan berpendapat.
Ketua panitia aksi, yang menolak disebutkan namanya demi keamanan, menyatakan, “Kami tidak akan mundur sampai suara kami didengar oleh pihak istana. Jika tidak ada respons, kami siap melanjutkan aksi selanjutnya.”
Pihak kepolisian yang mengawasi demonstrasi melaporkan tidak ada insiden kekerasan signifikan, namun menegaskan bahwa penertiban akan dilakukan bila aksi mengganggu ketertiban umum atau melanggar aturan lalu lintas. Beberapa ruas jalan utama di Sudirman dan Thamrin sempat ditutup sementara, menyebabkan kemacetan lalu lintas yang berdampak pada warga komuter.
Sejumlah politisi dan aktivis turut menyuarakan dukungan terhadap mahasiswa, mengkritik kebijakan pemerintah yang dianggap kurang responsif terhadap aspirasi generasi muda. Sementara itu, pernyataan resmi dari Istana Kepresidenan belum muncul, menimbulkan spekulasi bahwa respons resmi masih dalam proses.
Demonstrasi ini menambah daftar aksi mahasiswa yang terjadi di ibukota dalam beberapa minggu terakhir, menandakan meningkatnya ketegangan antara pemerintah dan sektor pendidikan tinggi terkait kebijakan ekonomi dan kebebasan sipil.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet