Krejčí Buka Pintu Kemenangan Ceko di Piala Dunia 2026, Namun Korea Selatan Membalikkan Skor
Krejčí Buka Pintu Kemenangan Ceko di Piala Dunia 2026, Namun Korea Selatan Membalikkan Skor

Krejčí Buka Pintu Kemenangan Ceko di Piala Dunia 2026, Namun Korea Selatan Membalikkan Skor

LintasWarganet.com – 12 Juni 2026 | Di Stadion Akron, Guadalajara, timnas Ceko membuka debutnya di Piala Dunia FIFA 2026 melawan Korea Selatan dengan cara yang tak terlupakan. Pada menit ke‑59, kapten Ladislav Krejčí mengonversi umpan jauh dari sayap kanan Vladimír Coufal menjadi sundulan yang menembus gawang Son Heung‑min, menandai gol pertama Ceko di turnamen dunia setelah dua dekade absen.

Perayaan ala Rosický

Setelah gol, Krejčí meniru gestur ikonik mantan kapten Tomáš Rosický: ia mengangkat kedua tangan tinggi‑tinggi dan menatap ke arah tribun, seolah‑olah menghormati guru yang dulu menjadi panutan generasinya. Dalam wawancara singkat di ruang ganti, pemain berusia 27 tahun menyebut Rosický sebagai inspirasi utama, menambahkan bahwa perayaan itu ‘sebuah simbolik untuk menghormati jejaknya’.

Kemarahan sang Kapten

Namun euforia itu tidak bertahan lama. Korea Selatan bangkit dengan dua gol cepat, masing‑masing pada menit ke‑71 dan ke‑78 melalui Hwang In‑pom dan O Hjon‑kjo. Setelah gol balasan, Krejčí tampak frustrasi. ‘Su nasr… dua situasi yang tidak kami atasi,’ ujar ia kepada media Nova Action, menambahkan bahwa pertahanan tim ‘kurang kompak, harusnya tidak ada kebobolan’.

Strategi dan Kejutan Taktik

Pelatih Miroslav Koubek, yang pada usia 74 tahun menjadi pelatih tertua dalam sejarah Piala Dunia, mengambil beberapa keputusan taktis yang menimbulkan perdebatan. Ia menurunkan Jaroslav Zelený di sayap kiri menggantikan David Jančík, serta memberi peluang kepada debutan Alexandr Sojka, yang sebelumnya hanya mencatat 118 menit dalam laga persahabatan. Keputusan ini menunjukkan keinginan Koubek untuk menambah variasi serangan, meskipun hasilnya belum memadai.

Atmosfer di Ketinggian 1 600 m

Guadalajara, dengan ketinggian hampir 1.600 meter di atas permukaan laut, menambah tantangan fisik bagi pemain. Suhu siang hari mencapai 17 °C, tetapi kelelahan akibat udara tipis terasa pada kedua tim. Penonton Korea Selatan mendominasi tribun, sementara hanya sekitar tiga ribu suporter Ceko terlihat, namun tetap berteriak mendukung hingga peluit akhir.

Statistik Pertandingan

Tim Gol Penguasaan Bola Tembakan Serangan Berbahaya
Ceko 1 48 % 12 5
Korea Selatan 2 52 % 15 7

Walaupun Ceko hanya menguasai bola sedikit lebih sedikit, mereka mampu menciptakan peluang lewat serangan balik cepat, terutama melalui Coufal dan Krejčí. Sayangnya, pertahanan yang lemah memberi ruang bagi serangan Korea Selatan yang terorganisir.

Kesimpulannya, gol Krejčí menjadi momen bersejarah yang mengakhiri penantian dua puluh tahun Ceko menorehkan gol di Piala Dunia. Namun, kegagalan mengamankan poin melawan Korea Selatan menyoroti kebutuhan akan perbaikan defensif dan konsistensi taktik. Tim masih memiliki dua pertandingan grup, melawan Afrika Selatan dan Meksiko, dan peluang untuk bangkit masih terbuka jika mereka dapat belajar dari kesalahan ini.