LintasWarganet.com – 12 Juni 2026 | JAKARTA – Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, Pangdam XXIV/Mandala Trikora, secara tegas menolak rumor yang menyebutkan TNI terlibat dalam penculikan Yasinta Moiwend, yang lebih dikenal sebagai Mama Sinta. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di kantor Pangdam pada Senin (10/6/2026) setelah beredar beragam spekulasi di media sosial.
Isu penculikan muncul setelah Mama Sinta, seorang tokoh publik yang sempat menjadi sorotan karena keterlibatannya dalam sebuah kontroversi pada akhir 2025, dilaporkan hilang selama beberapa jam pada akhir pekan lalu. Beberapa netizen menyangka bahwa tindakan tersebut berhubungan dengan aktivitas politik atau sosial yang dijalankannya.
Berikut kronologi singkat kejadian yang dikutip dari laporan media dan pernyataan resmi Pangdam:
- 30 Mei 2026 – Mama Sinta terakhir terlihat meninggalkan rumahnya di Jakarta Selatan pada sore hari.
- 31 Mei 2026 – Keluarga melaporkan kehilangan dan mengajukan laporan polisi.
- 1 Juni 2026 – Rumor mulai beredar di media sosial mengenai keterlibatan TNI.
- 10 Juni 2026 – Pangdam XXIV/Mandala Trikora mengadakan konferensi pers untuk membantah tuduhan tersebut.
Pihak kepolisian setempat juga telah melakukan penyelidikan dan menyatakan belum menemukan bukti yang mengaitkan TNI dengan kasus ini. Sementara itu, Mama Sinta sendiri belum memberikan pernyataan resmi mengenai keberadaannya selama periode tersebut.
Para pengamat menilai bahwa penyebaran informasi yang belum terverifikasi dapat menimbulkan kepanikan dan menodai citra institusi militer. “Kita harus lebih kritis dalam mengonsumsi berita, terutama yang bersifat sensasional,” ujar Dr. Ahmad Rizal, pakar komunikasi politik dari Universitas Indonesia.
Untuk saat ini, kasus penculikan Mama Sinta masih dalam tahap investigasi, dan pihak berwenang diharapkan dapat memberikan klarifikasi lebih lanjut secepatnya.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet