LintasWarganet.com – 12 Juni 2026 | Guillermo Ochoa, kiper senior Tim Nasional Meksiko, kembali menorehkan sejarah dengan terpilih dalam skuad Piala Dunia FIFA 2026 untuk ke‑enam kalinya. Pilihan ini menempatkannya dalam kelompok eksklusif bersama Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, yang juga pernah dipanggil enam kali ke turnamen paling bergengsi di dunia.
Karier Ochoa di level internasional dimulai pada Piala Dunia 2006 di Jerman, di mana ia masuk sebagai kiper cadangan dan tidak mencatatkan menit bermain. Situasi serupa terulang pada edisi 2010 di Afrika Selatan; meski berada di dalam rombongan, ia tetap duduk di bangku cadangan sepanjang turnamen.
Kesempatan besar akhirnya datang pada Piala Dunia 2014 di Brasil. Ochoa diberikan peran utama dan langsung menjadi sorotan setelah melakukan penyelamatan krusial pada tendangan penalti Brasil melawan Meksiko, serta menampilkan penampilan gemilang melawan Yunani yang membantu Tim El Tri melaju ke babak 16 besar.
Puncak prestasinya mungkin terjadi pada Piala Dunia 2018 di Rusia, ketika Meksiko menyingkirkan Jerman dengan skor 1‑0. Ochoa melakukan serangkaian penyelamatan spektakuler, termasuk menolak beberapa tembakan berbahaya yang hampir mengubah hasil pertandingan. Penampilan itu membuatnya dikenal secara internasional sebagai “kiper penakluk raksasa”.
Di Piala Dunia 2022 di Qatar, Ochoa kembali menjadi starter, namun timnya gagal menembus fase knockout setelah mengalami kekalahan tipis melawan Argentina. Meskipun demikian, pengalaman dan kepemimpinan Ochoa tetap menjadi aset penting bagi skuad muda yang sedang berkembang.
Daftar Penampilan Ochoa di Piala Dunia
- 2006 (Jerman) – tidak bermain
- 2010 (Afrika Selatan) – tidak bermain
- 2014 (Brasil) – starter, mencapai 16 besar
- 2018 (Rusia) – starter, mencapai 16 besar dengan penyelamatan ikonik
- 2022 (Qatar) – starter, keluar di 16 besar
- 2026 (Amerika Utara) – terpilih, belum diketahui peran
Pengumuman resmi skuad Meksiko untuk Piala Dunia 2026 menegaskan kehadiran Ochoa dengan nomor punggung 13, sekaligus menambahkan nama-nama muda seperti Gilberto Mora, yang akan menjadi pemain termuda yang pernah mencetak penampilan di turnamen ini. Namun, pada pertandingan pembuka melawan Afrika Selatan, pelatih Javier Aguirre memutuskan menurunkan Raul Rangel sebagai kiper utama, meninggalkan Ochoa di bangku cadangan. Keputusan tersebut memicu spekulasi mengenai strategi Aguirre, yang mungkin ingin memanfaatkan kebugaran Ochoa pada pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Kelompok A Piala Dunia 2026 terdiri dari Meksiko, Afrika Selatan, Republik Ceko, dan Korea Selatan. Meksiko masuk sebagai favorit grup, dengan peluang 57 % untuk melaju ke fase knockout menurut pasar prediksi. Jika Ochoa kembali mendapatkan kesempatan bermain, ia berpotensi menjadi penentu hasil di laga krusial, mengingat rekam jejaknya dalam menahan serangan tim‑tim kuat.
Sementara sorotan utama tertuju pada lapangan, suasana di sekitar Stadion Azteca menjelang laga pembuka juga penuh dinamika. Ribuan guru di seluruh negeri melakukan aksi mogok kerja untuk menuntut kenaikan gaji, menggelar aksi protes di sekitar Zócalo, pusat kota Meksiko. Pihak berwenang menutup sebagian akses, namun zona fan tetap dibuka untuk mendukung tim nasional.
Dengan catatan enam partisipasi Piala Dunia, Ochoa semakin mengukuhkan dirinya sebagai legenda kiper Meksiko. Meskipun belum dipanggil masuk pada laga pembuka, peluangnya untuk tampil di babak berikutnya tetap terbuka, terutama bila Meksiko membutuhkan pengalaman dan ketenangan di bawah mistar gawang. Bagi penggemar, harapan tetap tinggi bahwa Ochoa akan menambah babak baru dalam karier yang sudah penuh warna, sekaligus menginspirasi generasi kiper muda di tanah air.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet