LintasWarganet.com – 10 Juni 2026 | Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Kemayoran, yang beroperasi sebagai Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Sekretariat Negara, baru‑baru ini meluncurkan serangkaian program untuk meningkatkan pemanfaatan aset negara di kawasan Kemayoran. Fokus utama program ini adalah mengubah properti dan fasilitas publik menjadi sumber nilai ekonomi sekaligus menyediakan layanan yang lebih baik bagi warga.
Beberapa langkah strategis yang diambil antara lain:
- Inventarisasi menyeluruh: Tim PPK melakukan pemetaan digital seluruh aset, termasuk lahan, gedung, dan infrastruktur, guna mengidentifikasi potensi penggunaan kembali.
- Pengembangan kemitraan publik‑swasta (PPP): PPK membuka peluang bagi investor swasta untuk berkolaborasi dalam proyek revitalisasi, seperti pusat kebudayaan, ruang coworking, dan kawasan olahraga.
- Rehabilitasi ruang terbuka hijau: Sebagian lahan akan dijadikan taman kota dan area rekreasi yang dapat diakses publik, mendukung kesejahteraan dan kualitas lingkungan.
- Digitalisasi layanan: Portal daring diperkenalkan untuk memudahkan masyarakat mengajukan permohonan penggunaan fasilitas, memantau progres proyek, dan mengakses informasi aset.
- Program pelatihan dan pemberdayaan: PPK menyelenggarakan pelatihan bagi UMKM lokal agar dapat berpartisipasi dalam pengelolaan dan pemanfaatan fasilitas baru.
Dengan pendekatan ini, diharapkan nilai ekonomi aset negara dapat meningkat secara signifikan, sekaligus menciptakan lapangan kerja, meningkatkan akses publik ke fasilitas berkualitas, dan menumbuhkan rasa memiliki di kalangan warga. Pemerintah menargetkan bahwa dalam lima tahun ke depan, kontribusi aset Kemayoran terhadap PDB daerah dapat naik hingga 15 persen.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet