LintasWarganet.com – 10 Juni 2026 | Polisi Republik Indonesia (Polri) telah mengaktifkan satuan tugas khusus yang dinamakan Satgas Anti Mafia Bola menjelang penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Penugasan ini bertujuan utama untuk mengekang praktik perjudian bola ilegal yang biasanya meningkat pada masa turnamen internasional.
Satgas berfokus pada tiga bidang utama: pengawasan fisik di stadion dan area nonton bareng (nobar), pemantauan transaksi daring yang mencurigakan, serta koordinasi lintas lembaga seperti Direktorat Reserse Kriminal, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Badan Pengawas Perdagangan.
Berikut langkah-langkah operasional yang telah dirancang:
- Penyuluhan kepada pengelola tempat hiburan dan pedagang kaki lima tentang bahaya judi bola serta sanksi hukum.
- Operasi penyitaan perlengkapan perjudian, termasuk perangkat lunak dan perangkat keras pendukung.
- Pembekuan rekening yang terindikasi menerima dana dari taruhan ilegal.
- Penertiban lokasi nobar yang tidak memiliki izin resmi.
- Kerja sama dengan penyedia layanan internet untuk memblokir situs taruhan yang tidak berlisensi.
Selain menjaga integritas olahraga, inisiatif ini juga diharapkan dapat menstimulasi ekonomi lokal, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menyelenggarakan acara nonton bareng aman. Dengan adanya kontrol yang ketat, para pedagang makanan, minuman, dan peralatan hiburan dapat beroperasi tanpa gangguan, meningkatkan pendapatan daerah selama turnamen berlangsung.
Polri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi judi bola, demi menjamin pertandingan berlangsung secara adil, sportivitas terjaga, serta keamanan publik terjamin.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet