LintasWarganet.com – 09 Juni 2026 | Jakarta, 10 Juni 2026 – Nama bek jangkung Elkan Baggott kembali menjadi perbincangan hangat setelah dua penampilan krusial dalam rangkaian FIFA Matchday. Tak hanya aksi di lapangan yang menarik perhatian, namun sebuah video yang memperlihatkan Ketua Umum PSSI Erick Thohir tidak memeluk Baggott saat menyapa pemain di hotel juga menjadi viral di media sosial.
Kontroversi di Hotel: “Ketinggian” Jadi Alasan
Dalam rekaman yang beredar luas, Erick Thohir tampak memberikan pelukan hangat satu per satu kepada para pemain Timnas Indonesia menjelang laga melawan Oman. Saat giliran Elkan Baggott, ia hanya melakukan tos atau adu kepalan tangan. Netizen langsung menebak‑tebak apa yang terjadi, hingga sang Ketua Umum akhirnya memberikan klarifikasi.
“Ketinggian. Gimana memeluk Elkan?” ujar Thohir sambil tertawa, menegaskan bahwa perbedaan sikap tersebut semata‑mata disebabkan tinggi badan Baggott yang melebihi 1,9 meter. Ia menambahkan bahwa tidak ada perlakuan khusus atau diskriminatif terhadap pemain manapun. “Semua pemain treatment saya sama. Saya tidak membeda‑bedakan, saya senang Elkan bisa kembali,” tegasnya.
Penampilan Gemilang di Laga Oman
Pada Jumat, 5 Juni 2026, Indonesia menumpaskan Oman dengan skor 3‑0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Emil Audero menjadi sorotan setelah menyelamatkan penalti, namun peran Baggott tidak kalah penting. Sebagai bagian dari trio bek tengah bersama Rizky Ridho dan Kevin Diks, Baggott menunjukkan kehadiran fisik yang menghalangi serangan lawan, khususnya dalam duel udara.
Strategi pelatih John Herdman menitikberatkan pada pertahanan yang rapat. Baggott berulang kali membantu menutup ruang dan memberikan cover bagi rekan‑rekannya, sehingga Oman kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Kemenangan Tipis atas Mozambik: Pertahanan Solid
Empat hari kemudian, pada Selasa, 9 Juni 2026, Indonesia kembali mengukir kemenangan, kali ini 1‑0 melawan Mozambik. Gol tunggal dicetak Ole Romeny pada menit ke‑11, namun keberhasilan menjaga keunggulan tersebut sangat bergantung pada lini belakang.
Triade pertahanan yang dibentuk oleh Rizky Ridho, Elkan Baggott, dan Kevin Diks tampil agresif dan disiplin. Mereka berhasil menahan serangan cepat Mozambik, memotong umpan, serta memenangkan duel udara. Baggott khususnya menunjukkan kemampuan menandingi pemain tinggi lawan, mengamankan beberapa bola silang dan membantu mengatur serangan balik melalui umpan pendek ke pemain sayap.
John Herdman juga melakukan rotasi penting dengan memberi kesempatan kepada Calvin Verdonk dan Maarten Paes sebagai starter, sementara Justin Hubner dan Emil Audero istirahat. Keputusan ini terbukti efektif, karena lini belakang tetap kokoh meski ada perubahan personel.
Pesan Erick Thohir untuk Timnas
Setelah kemenangan melawan Oman, Thohir mengingatkan skuad untuk tidak meremehkan Mozambik, meskipun peringkat FIFA lawan lebih rendah. “Alhamdulillah di tiga game selalu baik ya. Yang penting lawan Mozambik ya kembali jangan underestimate,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam mengumpulkan poin demi perbaikan peringkat.
Kesimpulan
Elkan Baggott kini tidak hanya dikenal karena tinggi badan yang mencolok, melainkan juga karena kontribusi nyata dalam memperkuat pertahanan Timnas Indonesia. Dari kontroversi video di hotel hingga aksi defensif yang menahan serangan lawan, Baggott membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain kunci dalam skema John Herdman. Dengan dukungan penuh dari PSSI dan pengakuan dari Ketua Umum Erick Thohir, harapan besar menanti Baggott dan rekan‑rekan di laga‑laga selanjutnya, mengukir prestasi lebih gemilang untuk Garuda di kancah internasional.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet