Ditahan KPK, Bupati Muara Enim Edison Bungkam saat Kenakan Rompi Tahanan dengan Tangan Diborgol
Ditahan KPK, Bupati Muara Enim Edison Bungkam saat Kenakan Rompi Tahanan dengan Tangan Diborgol

Ditahan KPK, Bupati Muara Enim Edison Bungkam saat Kenakan Rompi Tahanan dengan Tangan Diborgol

LintasWarganet.com – 09 Juni 2026 | JakartaBupati Muara Enim, Edison, ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap di lingkungan Dinas Pendidikan. Pada saat penangkapan, Edison mengenakan rompi tahanan dan tangan diborgol, namun ia memilih untuk tidak memberikan keterangan kepada wartawan.

Penangkapan berlangsung bersamaan dengan dua tersangka lainnya yang diduga turut terlibat dalam praktik korupsi tersebut. Ketiganya kini berada dalam proses hukum dan sedang menunggu keputusan pengadilan.

Kejadian ini merupakan bagian dari penyelidikan KPK atas kasus suap yang melibatkan pejabat daerah dalam pengadaan barang dan jasa di Dinas Pendidikan. Berdasarkan dokumen yang diperoleh, terdapat indikasi pembayaran uang suap untuk memperoleh kontrak pengadaan.

Berbagai pihak, termasuk anggota DPRD Kabupaten Muara Enim dan partai politik setempat, menanggapi penangkapan ini dengan keprihatinan. Mereka menuntut transparansi penuh serta penegakan hukum yang tegas terhadap semua yang terlibat.

Edison memilih untuk tetap bungkar dan tidak mengeluarkan pernyataan publik hingga proses hukum selesai. Sikap ini dipandang sebagai upaya menghindari spekulasi media selama penyelidikan berlangsung.

KPK menjelaskan bahwa penahanan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, termasuk hak tersangka untuk mendapatkan bantuan hukum dan akses ke keluarga.

  • Pengaduan diterima KPK terkait dugaan suap di Dinas Pendidikan.
  • Penyelidikan lanjutan mengungkap bukti pembayaran uang suap.
  • Penangkapan dan penahanan Edison beserta dua tersangka pada hari ….
  • Penahanan ditetapkan selama 30 hari dengan kemungkinan perpanjangan.