LintasWarganet.com – 09 Juni 2026 | I.League secara resmi mengumumkan hasil evaluasi infrastruktur stadion yang diajukan oleh seluruh klub peserta kompetisi sepak bola profesional Indonesia dalam rangka siklus Club Licensing 2025/26. Evaluasi ini menjadi prasyarat utama agar klub dapat memperoleh lisensi untuk berpartisipasi pada musim 2026/27.
Proses penilaian dilakukan oleh tim teknis independen yang menilai lima aspek utama: kapasitas tempat duduk, kualitas permukaan lapangan, fasilitas keamanan, sistem pencahayaan, serta kelengkapan fasilitas penunjang seperti ruang ganti pemain, ruang medis, dan area media. Setiap stadion diberikan skor dari 0 hingga 100, dengan batas minimal 70 untuk dinyatakan layak.
Berikut rangkuman hasil evaluasi:
| Klub | Stadion | Skor | Status |
|---|---|---|---|
| Persija Jakarta | Stadion Utama Gelora Bung Karno | 92 | Layak |
| Arema FC | Stadion Kanjuruhan | 78 | Layak dengan rekomendasi perbaikan pencahayaan |
| PSM Makassar | Stadion Andi Mattalatta | 68 | Tidak layak – harus meningkatkan kapasitas tempat duduk |
| PSIS Semarang | Stadion Jatidiri | 74 | Layak |
| Barito Putera | Stadion 17 Mei | 71 | Layak dengan rekomendasi perbaikan fasilitas medis |
Secara keseluruhan, 12 dari 18 stadion yang dievaluasi memenuhi standar minimum, sementara lima stadion masih memerlukan perbaikan signifikan. Klub yang tidak memenuhi standar diberikan jangka waktu tiga bulan untuk menyelesaikan perbaikan sebelum batas akhir pengajuan lisensi pada 30 September 2025.
Ketua Komite Lisensi I.League, Budi Santoso, menekankan pentingnya standar stadion dalam meningkatkan profesionalisme liga: “Stadion yang memenuhi standar tidak hanya menjamin keamanan penonton, tetapi juga menciptakan pengalaman kompetisi yang lebih kompetitif dan menarik bagi sponsor serta media.”
Para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan sponsor, diharapkan dapat berkolaborasi dengan klub untuk mempercepat proses renovasi. I.League berkomitmen untuk melakukan evaluasi lanjutan pada pertengahan tahun 2025 guna memastikan semua perbaikan telah selesai tepat waktu.
Dengan hasil evaluasi ini, I.League menegaskan kembali tekadnya untuk menjadikan kompetisi domestik lebih berstandar internasional, sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur sepak bola Indonesia menjelang musim 2026/27.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet