PLN UID Yogyakarta Perkuat Infrastruktur Ekosistem Kendaraan Listrik
PLN UID Yogyakarta Perkuat Infrastruktur Ekosistem Kendaraan Listrik

PLN UID Yogyakarta Perkuat Infrastruktur Ekosistem Kendaraan Listrik

LintasWarganet.com – 08 Juni 2026 | PLN Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta bersama sejumlah pelaku usaha swasta meluncurkan inisiatif besar untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik di wilayah Yogyakarta. Program ini menargetkan peningkatan jumlah stasiun pengisian daya (SPKLU) serta mempermudah akses masyarakat terhadap layanan pengisian kendaraan listrik (KEL).

Kolaborasi tersebut mencakup pembangunan jaringan SPKLU strategis di area publik, pusat perbelanjaan, terminal transportasi, dan kawasan perumahan. Hingga akhir tahun 2024, PLN UID Yogyakarta berencana menambah 50 titik pengisian baru yang tersebar di 12 kecamatan, melengkapi 30 titik yang sudah beroperasi.

  • Terminal Giwangan – 4 titik fast‑charging
  • Alun‑Alun Kidul – 3 titik regular‑charging
  • Area kampus Universitas Gadjah Mada – 5 titik hybrid
  • Pusat perbelanjaan Malioboro – 6 titik fast‑charging
  • Parkiran publik di Sleman – 8 titik regular‑charging

Setiap stasiun dilengkapi dengan dua tipe pengisian: fast‑charging dengan daya hingga 50 kW untuk pengisian dalam 30‑45 menit, dan regular‑charging dengan daya 22 kW yang cocok untuk pengisian semalaman. Sistem pembayaran dirancang berbasis aplikasi seluler yang terintegrasi dengan layanan PLN, sehingga pengguna dapat memesan, memantau, dan membayar secara digital.

Penguatan infrastruktur ini diharapkan menurunkan kekhawatiran “range anxiety” di kalangan pengguna kendaraan listrik, sekaligus mendorong adopsi mobil listrik di kota Yogyakarta. Menurut pihak PLN, peningkatan akses SPKLU dapat menurunkan emisi CO₂ sebesar 12.000 ton per tahun bila 10 % kendaraan di Yogyakarta beralih ke listrik pada 2026.

Selain itu, kerja sama ini membuka peluang bagi pelaku usaha lokal, seperti penyedia energi terbarukan, produsen charger, dan startup fintech, untuk berpartisipasi dalam rantai nilai kendaraan listrik. PLN UID Yogyakarta juga menjanjikan program pelatihan teknisi pengisian daya bagi tenaga kerja lokal, sehingga tercipta lapangan kerja baru dalam sektor hijau.

Dengan langkah konkret ini, Yogyakarta beralih menjadi salah satu kota terdepan di Indonesia dalam mengembangkan infrastruktur kendaraan listrik yang berkelanjutan.