Prabowo Dijadwalkan Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN pada Hari Kemerdekaan
Prabowo Dijadwalkan Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN pada Hari Kemerdekaan

Prabowo Dijadwalkan Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN pada Hari Kemerdekaan

LintasWarganet.com – 08 Juni 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan melaksanakan pelantikan Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2024. Pelantikan tersebut akan dilaksanakan di Istana Kepresidenan, Jakarta, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi serta perwakilan lembaga terkait.

Sebagai Kepala BGN, Nanik S. Deyang diharapkan dapat memperkuat kebijakan gizi nasional, meningkatkan koordinasi antar kementerian, serta mengoptimalkan program penanggulangan gizi buruk di seluruh wilayah Indonesia. Pengalaman Deyang selama lebih dari dua dekade di sektor kesehatan, khususnya dalam program nutrisi anak dan ibu, menjadi modal utama dalam memimpin lembaga tersebut.

Selain pelantikan Kepala BGN, Presiden Prabowo juga akan mengangkat Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden di bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. Penunjukan ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan dunia usaha dalam menciptakan lapangan kerja yang berkualitas serta meningkatkan kesejahteraan pekerja.

  • Nanik S. Deyang – Sebelumnya menjabat sebagai Direktur Program Gizi pada Kementerian Kesehatan.
  • Said Iqbal – Pernah menjadi Direktur Jenderal Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan.

Pelantikan ini menandai langkah strategis Pemerintah dalam menanggapi tantangan gizi nasional dan pasar tenaga kerja yang dinamis. Pemerintah menargetkan penurunan prevalensi gizi buruk sebesar 5% dalam tiga tahun ke depan serta penciptaan 1 juta lapangan kerja baru melalui program vokasi dan pelatihan.

Acara pelantikan diperkirakan akan dihadiri oleh para menteri terkait, perwakilan organisasi masyarakat sipil, serta media. Presiden Prabowo menyampaikan harapannya bahwa kolaborasi lintas sektor dapat mempercepat pencapaian agenda pembangunan berkelanjutan yang menjadi fokus pemerintah.