Menaker Yassierli Hadiri Konferensi Perburuhan Internasional ke-114, Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global
Menaker Yassierli Hadiri Konferensi Perburuhan Internasional ke-114, Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global

Menaker Yassierli Hadiri Konferensi Perburuhan Internasional ke-114, Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global

LintasWarganet.com – 08 Juni 2026 | Rabu, 10 Oktober 2024 – Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli, memimpin delegasi resmi Indonesia dalam International Labour Conference (ILC) ke-114 yang diselenggarakan di Jenewa, Swiss. Konferensi tahunan ini menjadi arena utama bagi negara‑negara anggota ILO untuk berdiskusi tentang standar kerja, perlindungan pekerja, serta tantangan pasar tenaga kerja global.

Keikutsertaan Indonesia dalam ILC ke‑114 mencerminkan komitmen pemerintah untuk memperkuat perlindungan hak‑hak pekerja, memastikan keberlangsungan usaha, dan mendukung penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan. Dalam pidatonya, Menaker Yassierli menekankan tiga prioritas utama Indonesia:

  • Perlindungan hak pekerja migran dengan meninjau kembali perjanjian bilateral dan meningkatkan mekanisme penyelesaian sengketa.
  • Peningkatan standar kerja domestik melalui penyesuaian regulasi upah minimum, keselamatan kerja, dan jaminan sosial.
  • Pengembangan sumber daya manusia yang berfokus pada pelatihan vokasi dan digitalisasi sektor industri.

Delegasi Indonesia juga berpartisipasi dalam diskusi panel tentang Future of Work, yang membahas dampak otomasi, kecerdasan buatan, dan ekonomi hijau terhadap pasar kerja. Menurut Menaker, hasil diskusi tersebut akan dijadikan dasar bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan nasional yang adaptif terhadap perubahan teknologi.

Selain menyampaikan pandangan, Indonesia juga mengajukan beberapa resolusi, antara lain:

  1. Penguatan mekanisme perlindungan tenaga kerja informal.
  2. Peningkatan akses pekerja informal ke jaminan sosial.
  3. Pengembangan kerangka kerja bagi kerja jarak jauh yang aman dan produktif.

Para peserta ILC menanggapi inisiatif Indonesia dengan positif, menilai langkah tersebut sejalan dengan agenda global untuk meningkatkan inklusivitas pasar tenaga kerja. Menaker Yassierli menutup kehadirannya dengan harapan bahwa rekomendasi ILC ke‑114 dapat diimplementasikan secara efektif di tingkat nasional, demi terciptanya iklim investasi yang kondusif dan peningkatan kesejahteraan pekerja Indonesia.