LintasWarganet.com – 08 Juni 2026 | Pengangkutan sampah di Kota Makassar kini dapat menangani sekitar 67 persen dari total timbulan harian yang mencapai 1.036 ton. Angka ini menandai peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya dan menjadi bukti komitmen pemerintah kota dalam mengoptimalkan layanan kebersihan.
Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas ini tidak lepas dari upaya pemilahan sampah di tingkat rumah tangga. “Kami mengajak seluruh warga untuk secara aktif memisahkan sampah organik dan anorganik sehingga proses pengangkutan menjadi lebih efisien,” ujar Munafri dalam konferensi pers di Balai Kota.
Berikut langkah-langkah yang disorot dalam program pemilahan sampah:
- Penyediaan tempat sampah terpisah di setiap sudut RT/RW untuk memudahkan warga memisahkan jenis sampah.
- Penyuluhan rutin oleh Dinas Lingkungan Hidup kepada masyarakat mengenai cara memilah sampah yang benar.
- Peningkatan armada pengangkut dengan kendaraan yang dilengkapi kompartemen khusus untuk sampah organik dan anorganik.
- Insentif bagi warga yang konsisten melakukan pemilahan, seperti pengurangan tarif layanan kebersihan.
Selain penambahan armada, pemerintah kota juga memperkenalkan teknologi pemantauan berbasis aplikasi yang memungkinkan warga melaporkan titik penumpukan sampah secara real time. Data tersebut membantu Dinas Lingkungan Hidup menyesuaikan rute dan jadwal pengangkutan, sehingga mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan efisiensi.
Dengan capaian 67 persen, masih ada ruang untuk perbaikan. Munafri menargetkan peningkatan hingga 80 persen dalam dua tahun ke depan melalui kolaborasi dengan komunitas lingkungan, sektor swasta, serta dukungan penuh dari masyarakat.
Upaya ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kebersihan kota, tetapi juga mengurangi dampak negatif sampah terhadap kesehatan publik dan lingkungan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet