LintasWarganet.com – 07 Juni 2026 | JAKARTA — Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) melaporkan peningkatan signifikan pada Indeks Reformasi Birokrasi (IRB) tahun 2025 berkat pelaksanaan program Wilayah Bebas Korupsi (WBK) di zona perbatasan. Evaluasi yang dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menunjukkan kenaikan skor IRB BNPP dari 68,4 pada tahun sebelumnya menjadi 73,2 pada 2025.
Beberapa faktor utama yang berkontribusi pada perbaikan tersebut antara lain:
- Implementasi sistem pengaduan elektronik yang terintegrasi dengan unit pengawasan internal.
- Peningkatan kapasitas aparat perbatasan melalui pelatihan anti‑korupsi dan etika pelayanan publik.
- Penetapan prosedur standar operasional yang transparan untuk proses perizinan dan penyaluran bantuan.
Berikut rincian skor Indeks Reformasi Birokrasi BNPP berdasarkan empat dimensi utama:
| Dimensi | Skor 2024 | Skor 2025 |
|---|---|---|
| Efektivitas Kebijakan | 65,7 | 71,0 |
| Transparansi | 70,2 | 75,5 |
| Akuntabilitas | 66,9 | 72,1 |
| Partisipasi Publik | 68,8 | 73,8 |
Pejabat tinggi BNPP menegaskan bahwa keberhasilan WBK tidak lepas dari sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat. Kepala BNPP, Dr. H. Yusuf Arifin, menyatakan, “Program WBK di wilayah perbatasan menjadi contoh konkret bagaimana reformasi birokrasi dapat mengurangi ruang gerak korupsi dan meningkatkan kepercayaan publik.”
Ke depan, BNPP berencana memperluas zona WBK ke tiga pos perbatasan tambahan dan memperkuat mekanisme pengawasan berbasis teknologi informasi. Diharapkan, capaian ini dapat menjadi model bagi lembaga pemerintah lain dalam upaya mempercepat reformasi birokrasi nasional.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet