Bulan Bung Karno, Hasto Soroti Kritik Sosial dalam Ghost in the Cell
Bulan Bung Karno, Hasto Soroti Kritik Sosial dalam Ghost in the Cell

Bulan Bung Karno, Hasto Soroti Kritik Sosial dalam Ghost in the Cell

LintasWarganet.com – 07 Juni 2026 | Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyoroti film Ghost in the Cell sebagai contoh karya seni yang mengangkat kritik sosial yang tajam.

Film yang disutradarai oleh sutradara ternama dan dibintangi oleh aktor-aktor papan atas mengisahkan dinamika kehidupan masyarakat urban, sekaligus menyingkap berbagai problematika, antara lain kemiskinan, korupsi, penyebaran hoaks, dan kontrol media yang mengekang kebebasan berpendapat.

Ia menambahkan bahwa pemutaran Ghost in the Cell selama Bulan Bung Karno diharapkan menjadi ajang refleksi kolektif, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk kritis terhadap dinamika politik dan ekonomi yang terjadi.

Pemerintah dan lembaga kebudayaan telah menggelar serangkaian acara layar bersama di sejumlah kota besar, termasuk Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Setiap pemutaran dilengkapi dengan diskusi panel yang melibatkan aktivis, akademisi, serta pembuat film.

Reaksi penonton beragam; sebagian memuji keberanian film dalam mengangkat isu‑isu sensitif, sementara yang lain menilai penyampaiannya terlalu konfrontatif. Namun, secara keseluruhan, film ini berhasil menstimuli perbincangan publik tentang peran sosial‑politik dalam era digital.

Berikut beberapa isu utama yang diangkat dalam Ghost in the Cell:

  • Kesenjangan ekonomi antara kelas atas dan bawah
  • Korupsi di tingkat birokrasi
  • Penyebaran informasi palsu melalui media sosial
  • Penindasan kebebasan berekspresi
  • Keterlibatan warga dalam proses demokrasi