Mei 2026, Komisi Palestina Catat 1.659 Serangan Israel di Tepi Barat
Mei 2026, Komisi Palestina Catat 1.659 Serangan Israel di Tepi Barat

Mei 2026, Komisi Palestina Catat 1.659 Serangan Israel di Tepi Barat

LintasWarganet.com – 06 Juni 2026 | Komisi Perlawanan terhadap Tembok dan Permukiman (KPTP) melaporkan bahwa pada bulan Mei 2026 tercatat sebanyak 1.659 insiden serangan yang dilakukan oleh pasukan Israel di wilayah Tepi Barat. Ketua komisi, Menteri Mu'ayyad Sha'ban, menegaskan bahwa angka ini mencerminkan eskalasi tindakan militer yang terus menerus, termasuk penembakan, pengeboman, dan penyerbuan ke rumah warga Palestina.

Data yang dikumpulkan oleh KPTP mencakup berbagai jenis aksi, antara lain:

  • Penembakan langsung terhadap warga sipil (542 kasus)
  • Penghancuran rumah dan properti (317 kasus)
  • Penggunaan drone untuk pengintaian dan penyerangan (124 kasus)
  • Penahanan massal oleh pasukan keamanan (376 kasus)
  • Insiden bentrokan antara militer dan demonstran (300 kasus)

Komisi menyoroti beberapa konsekuensi utama dari serangan tersebut:

  1. Ratusan warga kehilangan tempat tinggal, memicu kebutuhan mendesak akan bantuan kemanusiaan.
  2. Penurunan akses layanan kesehatan akibat kerusakan fasilitas medis.
  3. Peningkatan ketegangan sosial yang memperdalam polarisasi antara komunitas Palestina dan otoritas pendudukan.
  4. Penghambatan proses perdamaian yang sudah terhambat oleh kebijakan pemukiman.

Dalam menanggapi temuan ini, kelompok hak asasi manusia internasional menyerukan penyelidikan independen serta penegakan hukum internasional terhadap pelanggaran yang terjadi. Sementara itu, perwakilan pemerintah Israel belum memberikan komentar resmi terkait data yang dipublikasikan KPTP.

Ke depan, KPTP berencana terus memantau situasi dan memperbaharui data secara berkala, dengan harapan dapat menekan pihak terkait untuk menghentikan aksi-aksi yang melanggar hukum humaniter serta melindungi hak-hak dasar warga Palestina.