LintasWarganet.com – 06 Juni 2026 | Pasar saham Indonesia (IHSG) mengalami penurunan signifikan dan nilai tukar rupiah melemah terhadap mata uang utama dunia. Di tengah gejolak tersebut, Menteri Keuangan Purbaya menegaskan bahwa negara tidak berada pada jalur yang sama dengan krisis finansial 1997-1998.
Ia menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter untuk memperkuat nilai tukar rupiah serta menstabilkan pasar modal.
Beberapa langkah utama yang diharapkan meliputi:
- Peningkatan disiplin fiskal melalui pengendalian defisit anggaran.
- Pengelolaan utang publik secara berkelanjutan.
- Kebijakan moneter yang koheren, termasuk penyesuaian suku bunga dan intervensi di pasar valuta asing.
Sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter diharapkan dapat menstabilkan nilai tukar, meningkatkan kepercayaan investor, dan menghentikan penurunan IHSG.
Para analis ekonomi menilai bahwa meskipun tantangan eksternal tetap ada, koordinasi kebijakan yang kuat dapat mengurangi risiko terulangnya krisis lama. Keberhasilan bergantung pada konsistensi pelaksanaan dan transparansi dalam pengambilan keputusan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet