LintasWarganet.com – 05 Juni 2026 | Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait melakukan kunjungan ke Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk memantau pelaksanaan Program Bedah Rumah melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Kunjungan ini bertujuan memastikan bahwa bantuan rumah yang diberikan tepat sasaran dan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu di wilayah tersebut.
Selama inspeksi, kedua menteri meninjau beberapa unit rumah yang telah selesai dibangun serta memeriksa progres pembangunan rumah-rumah yang masih dalam tahap konstruksi. Mereka juga berdialog langsung dengan penerima bantuan, tokoh masyarakat, serta pihak pelaksana program untuk menilai kepuasan penerima dan mengidentifikasi kendala yang masih dihadapi.
Fokus utama inspeksi
- Verifikasi kualitas konstruksi dan kelengkapan fasilitas rumah.
- Evaluasi proses pendistribusian bantuan dana kepada penerima.
- Pembahasan solusi atas hambatan seperti keterlambatan material atau masalah administrasi.
- Peningkatan koordinasi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga terkait.
Program BSPS di Bantul menargetkan sekitar 1.500 rumah bagi keluarga berpenghasilan rendah, dengan total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 1,2 triliun. Hingga saat inspeksi, lebih dari 60% rumah telah selesai dibangun dan siap huni, sementara sisanya sedang dalam fase akhir pembangunan.
Menteri Karnavian menekankan pentingnya sinergi lintas sektoral untuk mempercepat penyelesaian rumah layak huni, sedangkan Menteri Sirait menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas jangkauan program BSPS ke wilayah lain yang memiliki kebutuhan mendesak.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet