LintasWarganet.com – 04 Juni 2026 | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyitaan aset senilai total Rp17,5 miliar dari tiga tersangka yang diduga terlibat dalam praktik pemerasan terkait izin tinggal bagi warga negara asing (WNA). Penyitaan ini merupakan bagian dari rangkaian penyelidikan yang dimulai pada awal tahun ini setelah muncul laporan adanya penyalahgunaan wewenang dalam proses perpanjangan izin tinggal.
Ketiga tersangka, yang masing-masing memiliki latar belakang di bidang administrasi publik dan konsultan imigrasi, diduga meminta pembayaran tambahan di luar ketentuan resmi kepada WNA yang ingin memperpanjang atau memperbaharui izin tinggalnya. Besaran uang yang dipaksakan berkisar antara Rp500 juta hingga Rp8 miliar per kasus, tergantung pada status dan lama tinggal pemohon.
Berikut rincian aset yang disita:
- Properti di Jakarta seluas 1.200 m2 dengan nilai pasar sekitar Rp9,2 miliar.
- Kendaraan mewah (dua unit) dengan total nilai Rp1,3 miliar.
- Rekening bank di tiga bank berbeda dengan saldo total Rp5,0 miliar.
- Portofolio saham dan obligasi senilai Rp2,0 miliar.
KPK menyatakan bahwa penyitaan tersebut bersifat sementara dan akan dipertahankan sampai proses penyidikan selesai. Seluruh barang bukti akan dijaga keamanannya dan akan dipertanggungjawabkan dalam persidangan.
Kasus ini menambah deretan penyelidikan KPK terhadap dugaan korupsi di sektor imigrasi, yang sebelumnya juga melibatkan pejabat tinggi Kementerian Hukum dan HAM. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperkuat mekanisme kontrol dan transparansi dalam pengelolaan izin tinggal WNA.
Para korban yang merupakan WNA mengaku mengalami tekanan finansial akibat permintaan uang tambahan yang tidak sesuai dengan regulasi. Mereka berharap proses hukum dapat memberikan keadilan dan mencegah terulangnya praktik serupa di masa depan.
Penyidik masih melanjutkan investigasi terhadap jaringan yang lebih luas, termasuk kemungkinan keterlibatan oknum di luar tiga tersangka utama. KPK berjanji akan mengumumkan hasil akhir penyidikan dalam beberapa minggu mendatang.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet