Prabowo: Makan Masalah Sakral, Tidak Boleh Jadi Sarana Korupsi
Prabowo: Makan Masalah Sakral, Tidak Boleh Jadi Sarana Korupsi

Prabowo: Makan Masalah Sakral, Tidak Boleh Jadi Sarana Korupsi

LintasWarganet.com – 04 Juni 2026 | Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebutuhan makan masyarakat, terutama golongan berpenghasilan rendah, memiliki nilai sakral yang harus dilindungi. Menurutnya, hak atas pangan tidak boleh dijadikan peluang bagi oknum yang ingin memperkaya diri lewat praktik korupsi.

Dalam sambutan yang disampaikan di sebuah acara sosial, Prabowo menekankan beberapa hal penting:

  • Kebutuhan makanan adalah hak dasar yang tidak boleh diperdagangkan.
  • Pemerintah berkomitmen menyalurkan bantuan pangan secara transparan.
  • Setiap penyalahgunaan dana bantuan pangan akan ditindak tegas.

Ia menambahkan, upaya memerangi korupsi di sektor pangan memerlukan sinergi antara lembaga pengawas, aparat keamanan, dan partisipasi aktif masyarakat. Tanpa dukungan publik, proses audit dan penegakan hukum akan sulit berjalan efektif.

Selain menyoroti pentingnya transparansi, Prabowo juga mengingatkan bahwa ketidakadilan dalam distribusi pangan dapat memicu ketegangan sosial. Oleh karena itu, kebijakan harus berlandaskan pada prinsip keadilan, akuntabilitas, dan kepedulian terhadap kelompok rentan.

Dengan menegaskan status sakralnya hak atas makanan, pemerintah berharap dapat memperkuat kepercayaan publik serta menurunkan tingkat korupsi yang selama ini menjadi tantangan utama dalam program bantuan sosial.