Sugiono Ungkap Alasan Menlu Turki Hakan Fidan Langsung Temui Prabowo di Hambalang
Sugiono Ungkap Alasan Menlu Turki Hakan Fidan Langsung Temui Prabowo di Hambalang

Sugiono Ungkap Alasan Menlu Turki Hakan Fidan Langsung Temui Prabowo di Hambalang

LintasWarganet.com – 04 Juni 2026 | Dalam sebuah konferensi pers yang digelar di kantor Kementerian Luar Negeri, Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menjelaskan motif di balik kunjungan mendadak Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, yang langsung menemui Presiden Prabowo Subianto di kompleks Hambalang, Bogor.

Sugiono menyatakan bahwa pertemuan tersebut bukan sekadar formalitas diplomatik, melainkan bagian dari upaya memperkuat kerja sama strategis antara Indonesia dan Turki di beberapa bidang utama, antara lain perdagangan, investasi, pertahanan, serta kerja sama dalam forum regional seperti ASEAN dan OIC.

Berikut beberapa poin utama yang diutarakan Sugiono sebagai alasan utama kunjungan Hakan Fidan:

  • Penguatan Hubungan Bilateral: Kedua negara ingin meningkatkan dialog politik tingkat tinggi untuk memastikan keselarasan kebijakan luar negeri, terutama terkait isu-isu keamanan maritim dan terorisme.
  • Promosi Investasi: Turki menargetkan peningkatan investasi di sektor energi terbarukan dan infrastruktur di Indonesia, sementara Indonesia tertarik pada teknologi pertahanan dan manufaktur Turki.
  • Kerjasama Pertahanan: Diskusi mengenai potensi transfer teknologi dan pelatihan militer diharapkan dapat memperkuat kemampuan pertahanan kedua negara.
  • Agenda Regional: Kedua menteri membahas koordinasi dalam forum regional, termasuk penanganan krisis di Timur Tengah dan dukungan terhadap proses perdamaian di Afghanistan.

Sugiono juga menambahkan bahwa pertemuan di Hambalang dipilih karena fasilitasnya yang telah disiapkan khusus untuk pertemuan tingkat tinggi, memberikan suasana yang kondusif bagi diskusi mendalam.

Presiden Prabowo, yang saat itu sedang melakukan kunjungan kerja ke kawasan Bogor, menyambut baik inisiatif Turki dan menegaskan komitmen Indonesia untuk terus menjalin kemitraan yang saling menguntungkan dengan negara-negara sahabat, termasuk Turki.

Kedua pihak sepakat untuk membentuk tim kerja khusus yang akan menindaklanjuti hasil pertemuan, dengan target penandatanganan nota kesepahaman dalam beberapa bulan ke depan.