Nanik S. Deyang Jadi Kepala BGN, Menkomdigi Meutya Yakin Prabowo Pertimbangkan Pengalaman dan Rekam Jejak
Nanik S. Deyang Jadi Kepala BGN, Menkomdigi Meutya Yakin Prabowo Pertimbangkan Pengalaman dan Rekam Jejak

Nanik S. Deyang Jadi Kepala BGN, Menkomdigi Meutya Yakin Prabowo Pertimbangkan Pengalaman dan Rekam Jejak

LintasWarganet.com – 03 Juni 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Penunjukan ini disambut positif oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Meutya Hafid, yang menilai langkah tersebut selaras dengan upaya pemerintah memperkuat kebijakan gizi nasional.

Meutya menegaskan keyakinannya bahwa Prabowo akan menilai kandidat berdasarkan pengalaman kerja dan rekam jejak yang terbukti. “Saya yakin Presiden Prabowo akan mempertimbangkan kompetensi, integritas, serta kontribusi Nanik dalam bidang gizi dan kesehatan masyarakat,” ujar Meutya dalam sebuah konferensi pers.

Nanik S. Deyang memiliki latar belakang yang kuat di bidang gizi, dengan pengalaman lebih dari dua dekade bekerja di lembaga-lembaga kesehatan baik di tingkat provinsi maupun nasional. Sebelumnya ia menjabat sebagai Direktur Program Gizi di Kementerian Kesehatan, di mana ia berhasil meluncurkan beberapa inisiatif peningkatan gizi anak dan ibu hamil.

Penunjukan ini juga diiringi dukungan penuh terhadap program “Makan Bergizi Gratis” yang telah menjadi prioritas pemerintah. Program tersebut menargetkan penyediaan makanan bergizi secara gratis bagi anak-anak usia sekolah, lansia, dan kelompok rentan lainnya di seluruh wilayah Indonesia.

Meutya menambahkan, “Dengan kepemimpinan Nanik, BGN diharapkan dapat mengoptimalkan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, memastikan distribusi yang tepat sasaran, serta meningkatkan kualitas gizi nasional secara berkelanjutan.”

Pengangkatan Nanik dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi antar lembaga terkait gizi, mempercepat riset dan inovasi nutrisi, serta meningkatkan kapasitas monitoring dan evaluasi program gizi di tingkat daerah.

Para pengamat politik menilai penunjukan ini mencerminkan komitmen pemerintah terhadap agenda kesehatan publik, sekaligus menunjukkan kepercayaan Presiden Prabowo terhadap profesional yang memiliki rekam jejak terbukti di sektor strategis.